Kompas.com - 20/01/2015, 14:20 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Setelah Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero menggelar sesi test drive mobil berbahan bakar gas alam terkompresi (CNG) pekan lalu, kini Toyota Indonesia mengatakan juga segera melakukan hal serupa buat model prototipe Vios CNG.

Sedan kompak bi-fuel itu dibuat oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Sistem CNG menjadi alternatif sumber bahan bakar, selain tetap bisa menggunakan bensin untuk mesin 1.5L. Yui Hastoro, Direktur Technical TMMIN memaparkan, pengetesan sistem CNG ini untuk menjaring masukan dari target pemakai yakni sebagai taksi.

Sistem CNG dirasa lebih cocok untuk kendaraan komuter, Yui menjelaskan selain taksi bisa juga digunakan pada truk logistik yang sudah memiliki rute pasti. Digambarkan, salah satu negara yang sudah mengaplikasikan banyak sistem CNG untuk kendaraan adalah Thailand.

Perbedaan harga antara mobil umum dengan pengonsumsi CNG di Thailand mencapai Rp 18 juta. Tapi Yui mengatakan dihitung dari selisih harga CNG yang jauh di bawah bensin, dalam 32.000 km atau 1,5 tahun sudah balik modal.

“Sekarang saya sedang siapkan monitoring, kita mau perlihatkan mobil aman seperti apa. Kita coba monitor bagaimana di pasar, mereka ada keluhan apa. Poinnya ‘safety’,” ujar Yui di Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Taksi menjadi sasaran logis pasalnya operator pasti butuh efisiensi operasional. Selain itu Toyota sudah memegang pasar terbesar taksi di Indonesia dengan Limo (Vios Taksi). Pada 2014 Toyota menambah 6.697 unit taksi untuk operator, semuanya diproduksi di dalam negeri oleh TMMIN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.