Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Toyota Selesaikan Tes Pertama Mobil Balap Bermesin Hidrogen Cair

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah mengembangkan mobil listrik, langkah Toyota selanjutnya adalah mengembangkan mobil bermesin hidrogen cair. Pengetesan pertama sudah dilakukan dengan menggunakan mobil balap.

Dikutip dari Carscoops.com, Jumat (10/3/2023), Toyota sempat mengetesnya pada Corolla dengan mengikuti ajang balap Super Taikyu di Fuji Speedway di Jepang. Hingga sekarang, Toyota terus menggunakan mesin tersebut.

"Kami berjuang untuk menciptakan masa depan bagi mesin pembakaran internal dengan menangani teknologi yang dianggap tidak layak untuk mobil, di wilayah yang belum dipetakan minus 253 derajat Celcius," ujar Masahiro Sasaki, pebalap yang berada di balik setir Corolla tersebut.

"Sementara berbagai rintangan masih ada, seperti dengan gas hidrogen, kami berharap pengembangan lincah kami di arena balap akan memberi umpan balik ke mobil harian," kata Sasaki.

Tim berharap dapat mengembangkan mobil tersebut hingga dapat bersaing di musim balap Super Taikyu 2023, yang akan dimulai akhir bulan ini.

Untuk itu, mobil balap yang akan diandalkan menjalankan tiga sesi di bulan Februari, mensimulasikan kondisi balapan yang sebenarnya, dan berbagi lintasan dengan mobil balap lainnya.

Apalagi mobil harus mengisi bahan bakar dalam waktu yang ditentukan, yang merupakan salah satu tantangan dan keunggulan hidrogen cair.

Sebagai aturan, bahan bakar cair lebih padat energi daripada gas, yang dalam kasus mobil, membantu meningkatkan jangkauan mengemudi. Itu juga membuat bahan bakar lebih kecil, secara harfiah, berarti lebih sedikit truk pengangkut yang diperlukan untuk membawanya ke stasiun.

Selain itu, hidrogen cair tidak perlu diberi tekanan, artinya ada lebih banyak kebebasan desain untuk tangki bahan bakar, yang berguna dari perspektif pengemasan.

Dengan begitu, pengisian bahan bakar dapat dilakukan dengan lebih mudah, yang bermanfaat dalam konteks balapan, karena beberapa mobil dapat diisi bahan bakar secara berurutan.

Namun, untuk menjaga hidrogen dalam keadaan cair, maka perlu didinginkan hingga -235 derajat Celcius selama pengisian bahan bakar dan penyimpanan. Hal tersebut menghadirkan tantangan tersendiri. Para teknisi juga harus berurusan dengan penguapan alami hidrogen saat tangki memanas.

Toyota berencana menggunakan seri balap Super Taikyu untuk mulai mengerjakan solusi atas kesulitan ini. Itulah yang mulai dilakukannya pada Maret 2022, dengan Corolla serupa yang mesinnya (dipinjam dari GR Yaris) disetel untuk bekerja dengan gas hidrogen.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/03/10/090200115/toyota-selesaikan-tes-pertama-mobil-balap-bermesin-hidrogen-cair

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke