Salin Artikel

Begini Spek Motor Listrik Gesits yang Dipakai Gojek

JAKARTA, KOMPAS.com – Gojek selama beberapa waktu terakhir telah melakukan uji coba motor listrik di Jakarta. Dari sekian merek motor listrik, Gesits jadi salah satu armadanya.

Gesits adalah kolaborasi pemikiran dari anak bangsa dengan sejumlah BUMN, yang diproduksi oleh PT WIKA Industri Manufaktur, yang saat ini sahamnya dimiliki 100 persen oleh PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi.

Demi mengakselerasi kendaraan listrik, Gesits ikut ambil bagian bersama Gojek, TBS Energi Utama (TBS), Pertamina, dan Gogoro, untuk mendirikan Electrum.

Muhammad Samyarto, Direktur Utama PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), saat ini Indonesia menjadi negara yang telah mencanangkan transformasi mobilitas menuju kendaraan bertenaga listrik.

“Kami di Gesits percaya bahwa kolaborasi bersama Electrum dan berbagai pihak dapat mempercepat realisasi dari janji kami untuk transisi penggunaan energi berkelanjutan,” ujar Samyarto, dalam keterangan tertulis (23/2/2022).

“Dan membangun masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan dan penggerak daya yang sangat efisien,” kata dia.

Mengenai speknya, Gesits dilengkapi motor listrik dengan tenaga puncak 5 kW atau setara 6,7 tk. Motor ini memiliki 3 mode berkendara, dan kecepatan maksimal Gesits dibatasi sampai dengan 70 kpj.

Gesits memberikan menggunakan baterai Lithium NCM berkapasitas 1.44 KWh untuk satu unit baterainya. Sementara itu, merek ini juga memberikan garansi buat baterai motor listrik selama 3 tahun.

Motor listrik ini dapat menggunakan 2 baterai, sehingga dapat berjalan hingga sekitar 100 kilometer tiap melakukan pengisian daya hingga penuh.

Adapun waktu pengisian daya antara 3 hingga 4 jam, dengan 30 menit pertama dapat menempuh jarak 10 Km.

Selain itu, Gesits juga memiliki fitur double disk brake, transmisi pulley, suspensi belakang monoshock, LED Daytime Running Lights, HID Projector Head Lamps.

Kemudian, Gesits juga dilengkapi dengan dasbor digital yang dapat terkoneksi dengan aplikasi ponsel pengendara.

Salah satu mitra GoJek bernama Ismail, mengatakan, sudah memanfaatkan kendaraan listrik tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

"Saya sudah dua bulan uji coba, kebetulan dengan dua unitnya saya juga sudah coba. Saya kalau beli BBM Rp 40.000 sampai Rp 50.000 (per hari), dengan ini saya sewa Rp 30.000 per hari. Tapi saya bisa menghemat, ada selisih Rp 15.000 per hari,” ujar Ismail, dalam konferensi virtual (22/2/2022).

“Ini belum menghitung oli dan servis perawatan karena semua sudah include, sudah ditanggung sama PT Gojek. Ini sangat membantu teman-teman," kata dia.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/02/23/090200615/begini-spek-motor-listrik-gesits-yang-dipakai-gojek

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.