Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Deretan Motor Lawas yang Harganya Mahal, NSR 150 Tembus Rp 100 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor lawas tak semuanya ditinggalkan. Ada juga beberapa model yang terus diburu, baik untuk koleksi atau melampiaskan hobi.

Pada umumnya, motor lawas banyak dicari karena populasinya yang semakin sedikit. Maka itu, semakin langka keberadaannya.

Berikut ini deretan motor lawas yang harganya terus naik yang sudah dirangkum oleh tim Kompas.com:

Tren motor bebek retro dengan tampilan yang orisinal banyak diikuti oleh Astrea Grand. Motor bebek ini tersedia dalam dua tipe.

Pertama, model tahun 1991 dengan buritan yang rata. Kedua, di atas lampu belakangnya sudah ada tambahan lampu kecil. Model yang diburu oleh konsumer otomotif mulai dari generasi awal. Berdasarkan situs jual beli motor bekas, Astrea Grand ada yang dipasarkan di kisaran Rp 15 jutaan.

2. Honda Win 100

Motor yang satu ini tak hanya ramai di kalangan penggemar restorasi. Untuk yang doyan modifikasi pun juga banyak yang mengincar Honda Win 100.

Irfan Farid, pemilik toko aksesori motor Roda Gila 99, mengatakan, Honda Win 100 tahun 1984 yang sudah direstorasi dengan kondisi 90 persen, harganya mencapai Rp 28 jutaan.

"Untuk yang sudah dimodifikasi bergaya semi trail, ada di kisaran Rp 18 jutaan," ujar Irfan, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

3. Yamaha TZM 150

Motor sport 150 cc full fairing dengan mesin 2-tak ini banyak diburu. Sebab, populasinya bisa dikatakan sangat sedikit di Indonesia.

Motor ini menggunakan sistem karburasi menggunakan mikuni VM30SS dengan power jet nozzle, yang merupakan teknologi paling mutakhir pada masa itu. Yamaha TZM 150 dijual di kisaran Rp 24 jutaan hingga Rp 40 jutaan, tergantung dengan kondisinya.

4. Vespa PX -150

Tak bisa dipungkiri, Vespa termasuk salah satu motor yang legendaris. Diproduksi sejak tahun 1975, PX merupakan motor yang inovatif dengan menyematkan shock absorber teleskopik yang mampu menghilangkan efek getar berlebih pada motor.

Di pasar motor bekas, PX-150 memiliki kisaran harga Rp 10 juta sampai 15 jutaan, tergantung tingkat orisinalitas dan surat-surat jalannya.

5. Suzuki RGR 150

RGR 150 termasuk motor keluaran Suzuki yang legendaris. Motor yang lahir di era '90-an ini dibekali dengan teknologi Suzuki Intake Pulse Control (SIPC) dan Suzuki Super Scavenging System (SSS) yang bertugas mengontrol masuknya bahan bakar sesuai kebutuhan mesin dan memberi asupan udara lebih banyak ketika mesin berada di rpm tinggi.

Motor sport 150 cc 2-tak ini dibanderol dengan harga yang cenderung stabil, mulai dari Rp 12 jutaan sampai Rp 25 jutaan.

6. Yamaha RX-King

Motor 2-tak yang satu ini punya cukup banyak julukan, mulai dari "motor jambret" hingga "jet darat". Peminatnya masih sangat tinggi.

RX-King lawas dengan kondisi seadanya atau hampir baru, ditawarkan mulai Rp 20 juta sampai Rp 50 jutaan. Tak menutup kemungkinan harganya semakin naik mengikuti populasinya yang semakin menurun.

7. Honda NSR150R

NSR 150 series memang sudah banyak penggemarnya. Motor sport 150 cc 2-tak ini di Indonesia terdiri dari beberapa tipe, antara lain NSR 150 R, NSR 150 RR Astra, NSR 150 RR, dan NSR 150 SP.

"Harganya benar-benar naik jauh sekarang. Gara-gara banyak moge bermunculan dan banyak motor baru masuk ke Indonesia, jadi 2-tak makin prestis," ujar Joey Tumanduk, salah satu pengguna NSR 150 series.

Joey menambahkan, NSR 150 SP dulu masih ada yang buka harga di kisaran Rp 35 jutaan. Tapi, sekarang bisa mencapai Rp 100 jutaan dengan kondisi sehat dan surat-surat lengkap serta asli.

"NSR 150 RR Astra dulu sekitar Rp 16 jutaan hingga Rp 25 jutaan, sekarang pasarannya bisa sampai Rp 65 jutaan," kata Joey.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/01/29/071200815/deretan-motor-lawas-yang-harganya-mahal-nsr-150-tembus-rp-100-juta

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.