Salin Artikel

Eksplorasi Fitur Mitsubishi Xpander yang Cocok dengan Kondisi New Normal

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia, sedang mengalami pandemi Covid-19. Sebagai akibatnya, demi menjaga kesehatan serta memutus mata rantai penularan virus Corona, pemerintah pun menganjurkan masyarakat untuk hidup dengan tatanan baru.

Pemerintah menyebutnya dengan New Normal, atau hidup dengan tatanan baru sambil menjalankan protokol kesehatan. Cakupannya, mulai menggunakan masker, rajin cuci tangan, hingga selalu jaga jarak ketika beraktivitas dan berinteraksi, terutama di luar rumah.

Protokol kesehatan itu juga berlaku di industri otomotif secara menyeluruh dari hulu sampai hilir. Contoh yang harus diterapkan, yakni ketika pergi ke luar rumah diusahakan menggunakan kendaraan pribadi, agar mengurangi risiko tertular Covid-19.

Kondisi pandemi ini juga mengubah perilaku dan tren berkendara di Indonesia. Bukan berarti masyarakat tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Diperbolehkan, asal dengan catatan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Sebagai contoh, kini banyak masyarakat berpergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi. Mereka menganggap beraktivitas, hingga jalan-jalan menggunakan kendaraan pribadi jauh lebih aman, dan nyaman.

Tentunya, mereka juga harus tetap mengedepankan protokol kesehatan, baik itu pengemudi, maupun penumpang.

Salah satu mobil yang banyak dan laris dibeli oleh masyarakat di Indonesia, yaitu segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV). Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), tahun ini performa industri otomotif roda empat mengalami gejolak, namun tren untuk mobil keluarga ini tetap meningkat.

Pasar mobil keluarga sepanjang semester pertama 2020 secara wholesales tercatat 47.542 unit. Salah satu model terlaris, yaitu Mitsubishi Xpander.

Mobil andalan Mitsubishi di Indonesia ini selama enam bulan terakhir terdistribusi dari pabrik ke diler sebanyak 8.655 unit. Secara terperinci, Januari terjual 2.652, Februari 2.584, Maret 2.797, April 244 unit, Mei 173 unit, dan Juni 205 unit.

Artinya, Xpander ini masih menjadi mobil terlaris di Indonesia, bahkan kehadirannya sejak 2017 sempat mengubah peta persaingan industri otomotif roda empat, khususnya segmen LMPV. Sebab, berhasil menggeser tahta sang rival di kelasnya.

Eksplorasi Fitur

Sebagai mobil keluarga, Xpander ini memiliki banyak fitur yang bisa mendukung aktivitas ketika berpergian, baik di dalam maupun ke luar kota di masa pandemi seperti sekarang ini.
Ketika KompasOtomotif diberikan kesempatan untuk menguji unit ini beberapa waktu lalu, dengan kapasitas 7 orang, mampu memberikan kenyamanan kepada pengemudi maupun penumpang.

Meski diisi penuh sampai 7 orang pun, masih memiliki kapasitas bagasi yang tergolong luas di bagian belakang. Namun, jika hanya diisi setengah atau 3-4 orang saja, volume bagasinya jelas lebih besar dan mampu membawa barang lebih banyak lagi.

Selanjutnya, membahas tentang fitur keamanan dan keselamatan yang dimiliki Xpander. LMPV yang dirakit di Indonesia ini sudah punya beragam fitur, mulai Dual SRS-Airbag yang tersemat di seluruh varian.

Xpander juga dilengkapi dengan system pengereman yang tergolong bagus, karena sudah mengadopsi Anti-lock Braking System (ABS), dan Electronic Brake-force Distribution (EBD).

Ketika dikemudikan oleh awak redaksi, fitur ini memberikan keamanan karena mobil menjadi mudah dikendalikan ketika melakukan pengereman mendadak.

Salah satu fitur yang berfungsi lagi dalam kondisi new normal ini, yakni Hill Start Assist Control (HSA). Kenapa dengan fitur ini, karena ketika keluarga melakukan perjalanan wisata ke daerah yang jalannya naik dan turun, fitur ini mampu mencegah mobil mundur saat berhenti di tanjakan.

Tak kalah pentingnya lagi, yaitu memiliki fitur Safety Belt 3-titik untuk semua penumpang, termasuk baris kedua dan ketiga.

Sabuk keselamatan juga sudah dilengkapi dengan Pretension dan Force Limiter, serta Isofix atau pengait pada kursi baris kedua untuk mengunci bangku anak-anak.

Selanjutnya, Xpander juga memiliki fitur Active Stability Control (ASC) yang berfungsi menjaga stabilitas mobil ketika menikung dalam kecepatan tinggi. Terbukti ketika awak redaksi mencoba mobil ini, tidak mudah mengalami understeer ataupun oversteer.

Xpander juga memiliki fitur Emergency Stop Signal (ESS), yang berfungsi memberi tanpa pada kendaraan lain ketika melakukan pengeraman secara mendadak. Muncul lampu menyala berkedip-kedip dan aktif dalam kecepatan hingga 55 kpj.

Eksplorasi Kabin

Secara dimensi, berdasarkan data di atas kertas, Xpander memiliki panjang 4/475 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.730 mm, serta jarak sumbu roda 2.775 mm. Melihat data itu, jelas mampu memberikan ruang lapang untuk penumpang.

Apabila digunakan untuk berpergian ke luar kota, barang bawaan bisa ditata dengan rapih dan mampu menampung banyak. Sebab, sandaran jok baris kedua dirancang dengan pembagian 60:40, serta sandaran kursi baris ketiga 50:50, sehingga dapat dilipat dengan mudah.

Tak hanya itu, sebagai mobil keluarga dan cocok digunakan saat kondisi new normal ini, Xpander memiliki banyak tempat penyimpanan barang, seperti cup holder, bahkan tersedia power outlet di semua baris, serta fitur hiburan yang tentunya mampu menunjang segara aktivitas.

Terakhir, Xpander juga sudah dilengkapi dengan fitur AC Double Blower sehingga penumpang di baris kedua, hingga ketiga tetap bisa merasakan udara sejuk, dan memberikan kenyamanan selama di perjalanan.

Bawa Sepeda

Aktivitas yang sedang menjadi tren di era new normal ini, yaitu bersepeda. Masyarakat, hampir di seluruh wilayah Indonesia, aktif berolahraga menggunakan sepeda, demi menjaga kesehatan, serta meningkatkan imun tubuh.

Selain langsung gowes dari rumah ke tempat tujuan, pemilik Xpander juga bisa membawa sepedanya di dalam kabin atau menempelkan rak khusus mengangkut sepeda di bagian belakang mobil.

Apabila diangkut di kabin, maka jok baris ketiga bisa dilipat sehingga mampu memberikan ruang besar. Jika pakai sepeda lipat, maka bisa menampung dua hingga tiga unit, begitu juga sepeda model biasa atau roadbike, MTB, bisa membawa dua unit.

Protokol Kesehatan di Diler

Menyelaraskan dengan kondisi saat ini, MMKSI juga menerapkan protokol kesehatan di lingkungan diler dan bengkel resmi. Menurut President Director MMKSI Naoya Nakamura 
penerapan protokol kesehatan ini merupakan upaya mendukung kebijakan
pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19 pada periode Normal Baru.

"Tentunya guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen Mitsubishi saat
melakukan aktivitas serta mengakses fasilitas dan layanan terkait keseluruhan
proses kepemilikan kendaraan," ucap Nakamura di Jakarta.

Seluruh fasilitas pendukung di diler maupun bengkel dibersihkan menggunakan disinfektan agar memberikan rasa aman kepada konsumen. Bahkan, seluruh personel juga dilengkapi dengan protokol kesehatan seperti masker, sarung tangan dan face shield.

Tak hanya itu, konsumen yang datang juga akan dicek suhu tubuh, dan apabila melebihi dari batas yang ditentukan, yakni di atas 37 derajat, maka tidak akan diizinkan masuk, karena demi keamanan dan kesehatan bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/08/19/114000815/eksplorasi-fitur-mitsubishi-xpander-yang-cocok-dengan-kondisi-new-normal

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.