Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mitos atau Fakta, Sering Pakai Solar Murah Bikin EGR Rusak?

Kompas.com - 18/09/2022, 14:42 WIB
Dicky Aditya Wijaya,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA,KOMPAS.com - Jika berpatokan spesifikasi standar pabrikan, mobil diesel common rail minimal menggunakan solar dengan nilai cetane number (CN) 51 atau setara Dexlite

Tujuannya, untuk menjaga performa mesin dan keawetan komponen. Penggunaan BBM kualitas rendah bisa berisiko buruk  juga membuat performa mesin loyo.

Bahkan, bisa sampai membuat kerusakan pada komponen lain. Salah satunya Exhaust Gas Recirculation (EGR) yang cukup sering mengalami masalah.

Padahal secara fungsi, EGR tak hanya untuk mengurangi emisi gas buang, tapi juga ikut menjaga efisiensi penggunaan BBM. 

Baca juga: Solar Naik, Mobil Diesel Bekas di Semarang Mulai Tak Dilirik 

Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto mengatakan, kualitas BBM solar yang buruk akan menimbulkan kerak dan jelaga pada bagian katup dan pipa. 

"Performa mesin otomatis berkurang, BBM kualitas buruk akan menimbulkan tumpukan jelaga sisa pembakaran yang menyumbat EGR," ucap Bambang, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (18/9/2022). 

EGR yang bermasalah, gejalanya hampir mirip injektor yang tersumbat atau mampet. Mesin brebet dan dalam kondisi yang sudah parah bisa mati mendadak.

Bambang melanjutkan, supaya normal maka pemilik mobil harus rutin melakukan pembersihan EGR valve dan pipa. 

Selain itu, ada satu cara yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik, yakni dengan sering melakukan Italian tune up. 

Baca juga: Cara Usir Kerak Karbon dengan Teknik Italian Tune Up

Dengan menjaga putaran mesin pada rpm tinggi, jelaga dan kerak karbon bisa terdorong bersama gas buang. 

"Kalau ikut jadwal servis pembersihan setiap 10.000 kilometer (KM). Asal mobil sering digunakan dan di bawa ngebut, bagus buat kebersihan mesin dan jalur pembuangan," kata dia. 

Meski begitu, menurut Bambang, banyak pemilik memilih menutup jalur EGR dengan alasan tidak ingin repot melakukan perawatan rutin. 

Kerusakan EGR, paling sering menyerang katup sensor yang bermasalah. Sementara untuk biaya pergantian EGR seperti Innova Diesel sekitar Rp 2,5 jutaan. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Liburan di TMII, Ada Banyak Pilihan Kegiatan Minim Budget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau