Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mekanik Tim Max Biagi Nekat Halangi Pebalap Tech3, Langsung Dihukum

Kompas.com - 18/09/2022, 10:32 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi nekat dan berbahaya dilakukan oleh dua mekanik tim Sterilgarda Husqvarna Max Racing pada sesi kualifikasi kedua (Q2) Moto3 yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Sabtu (17/9/2022).

Kedua mekanik tersebut berupaya menghalangi rider Red Bull KTM Tech3 Adrian Fernandez yang hendak menuju trek pada kualifikasi Moto3. Bahkan salah satu di antaranya nekat mencoba menekan motor Fernandez.

Hal ini diduga lantaran kedua mekanik ingin mencegah Adrian Fernandez mengekor di belakang rider Sterilgarda Husqvarna Max Racing saat balapan berlangsung.

Baca juga: Joan Mir Dipastikan Absen dari MotoGP Aragon dan Jepang

Sontak hal tersebut membuat geram kru Tech3 yang berada di dekatnya. Kru itu pun langsung mendorong mekanik milik tim legenda Max Biaggi agar menjauh dari Fernandez.

Menanggapi hal ini, Max Biaggi selaku pemilik tim Sterilgarda Husqvarna Max Racing melontarkan permintaan maaf secara terbuka melalui akun media sosialnya.

“Perilaku yang tidak dapat diterima! Kami secara terbuka meminta maaf kepada Tech3 Racing Team dan Adrian Fernandez. Tindakan berbahaya yang diinginkan, yang tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun oleh kode etik kita! Mereka yang bertanggung jawab akan diberi hukuman yang setimpal,” tulis komentar Biaggi pada akun MotoGP.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MotoGP™ (@motogp)

 

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Selain itu, FIM MotoGP Stewards juga menjatuhkan hukuman kepada kedua anggota tim Sterilgarda Husqvarna Max Racing. Keduanya dikenai denda 2000 Euro atau sekitar Rp 30 juta rupiah.

Tak hanya itu, keduanya juga telah didiskualifikasi dan tidak boleh ambil bagian dalam MotoGP Australia dan MotoGP Sepang, Malaysia.

“Dua anggota tim diketahui mengganggu dan melakukan kontak dengan motor dan pembalap tim lain dengan cara yang agresif dan berbahaya saat pembalap tersebut meninggalkan pit box saat Q2 Moto3. Kedua anggota tim telah didenda 2.000 Euro , dan mereka masing-masing telah didiskualifikasi dari Animoca Brands Australian Motorcycle Grand Prix dan Petronas Grand Prix of Malaysia,” tulis pernyataan resmi dikutip dari MotoGP, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Hasil FP3 MotoGP Aragon 2022, Miller Tercepat, Marquez Urutan ke-12

Dorna pun turut mengungkapkan alasan mengapa tidak melakukan diskualifikasi pada kedua mekanik tersebut di Grand Prix Jepang dan Thailand.

Hal ini menyangkut imigrasi dan pembatasan perjalanan untuk dua putaran mendatang yang berpotensi menyebabkan masalah keselamatan bagi pebalap mereka. Oleh karena itu, larangan dua balapan ini ditangguhkan pada MotoGP Australia dan Malaysia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

News
[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

Feature
Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

News
JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

News
Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

News
Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Tips N Trik
Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Tips N Trik
Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

News
Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Sport
Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Feature
Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Feature
ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

News
Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

News
Simak Aturan dan Fungsi Sebenarnya Bahu Jalan Tol

Simak Aturan dan Fungsi Sebenarnya Bahu Jalan Tol

News
Video Penumpang Bus Keluhkan Fasilitas Mewah Tak Berfungsi

Video Penumpang Bus Keluhkan Fasilitas Mewah Tak Berfungsi

Niaga
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau