JAKARTA, KOMPAS.com - Dashboard mobil menjadi area yang tidak luput dari serangga yang bersarang. Mulai kecoa, laba-laba, hingga semut akan mengganggu kenyamanan di kabin mobil.
Biasanya, sisa makanan atau pemilik mobil yang malas membersihkan kendaraan menjadi pemicu aneka serangga muncul di kabin.
Bila telah menemukan serangga di dalam mobil, banyak pemilik kendaraan yang menggunakan semprotan pembasmi serangga atau aerosol. Namun, ternyata cara ini tidaklah tepat dilakukan.
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2022, Ruas Tol MBZ ke Cikampek Masih Ditutup
Chief Executive Officer HD Car Care Indonesia Yaska Wu mengatakan jika menghilangkan serangga di dalam mobil tidak dianjurkan menggunakan cairan pestisida atau aerosol.
“Kendati efektif dalam membunuh serangga, cairan aerosol mengandung bahan kimia yang tidak mudah hilang dari bidang yang terpapar semprotan,” kata Yaska kepada Kompas.com.
Ada zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia pada aerosol. Zat tersebut dapat menguap bersama udara karena terkena sinar matahari. Belum lagi potensi pertukaran udara di kabin bersama hembusan AC sehingga membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.
Baca juga: 2 Kunci Pengaturan Arus Lalu-Lintas Mudik Lebaran 2022
“Jika ada sisa makanan atau minuman yang sifatnya cairan tidak sengaja tertumpah, perlu dibersihkan segera dengan cara yang benar, hingga betul-betul bersih,” kata Yaska kepada Kompas.com.
Jadi, untuk mencegah serangga bersarang di mobil dapat melakukan pembersihan rutin terhadap interior mobil. Cara sederhana, yaitu kabin di vacuum setiap kali mobil di cuci.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.