Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konsekuensi Bus Pakai Kursi Leg Rest Lipat, Penumpang Lebih Sedikit

Kompas.com - 09/02/2021, 09:22 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini inovasi kenyamanan yang ada di kabin bus kembali muncul. Inovasi tersebut berada pada kursi bus yang menggunakan leg rest lipat sehingga memiliki bentuk yang lebih panjang, menopang kaki secara menyeluruh.

Inovasi kursi bus dengan leg rest lipat ini adalah buatan Hai Rimba Kencana, perusahaan pembuat kursi bus asal Malang. Pertama kali kursi ini dibuat untuk bus milik PR Sukun, dan PO 27 Trans Java menjadi bus kedua yang menggunakannya.

Sebelum ada kursi dengan leg rest lipat ini, sebenarnya ada juga PO yang memakai kursi double leg rest yaitu Mulyo Indah. Namun bedanya dengan model lipat adalah sistem pelipatannya, buatan Hai Rimba Kencana dibuat lebih simpel.

Baca juga: Resmi, Pajero Sport Facelift Meluncur 16 Februari 2021

Namun dengan kursi leg rest lipat yang nyaman ini, ada satu konsekuensi yang harus dihadapi oleh operator bus. Marketing Hai Rimba Kencana Yohan Wahyudi mengatakan, jika memakai kursi ini, jarak antar kursinya harus lebih lebar.

“Konsekuensinya jarak antar baris harus lebih jauh, sehingga jumlah penumpang harus berkurang,” ucap Yohan kepada Kompas.com, Senin (8/2/2021).

Begitu juga yang dikatakan oleh Export Manager karoseri Laksana Werry Yulianto. Memakai kursi leg rest lipat atau tanpa leg rest sebenarnya tinggal mengatur jarak kursinya saja. Namun memang benar kalau dibandingkan, kursi penumpang tentu jadi lebih sedikit.

Baca juga: Menu Mobil Bekas Harga Rp 50 Jutaan, Ada City, Stream sampai BMW

“Sebenarnya tinggal pengaturan jarak kursinya saja kok. Kalau dibandingkan jumlah kursinya bakal lebih sedikit karena jarak antar kursi yang lebih lega,” kata Werry kepada Kompas.com.

Karoseri Laksana juga belum lama ini membuat dua bus tingkat dengan menggunakan kursi yang berbeda. Pertama PR Sukun dengan kursi leg rest lipat dan satu lagi milik PO Laju Prima dengan kursi standar tanpa leg rest.

Pada dek atas, dengan susunan kursi dua di kanan dan dua di kiri, PR Sukun bisa diisi 34 kursi penumpang plus smoking room. Sedangkan di PO Laju Prima bisa memuat sampai 42 kursi tanpa smoking room.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Keunggulan Chery Super Hybrid CSH, Diklaim Tembus 76 Km/Liter

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Chery Tiggo 8 CSH: Pesaing Toyota Kijang Innova Zenix

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Australia vs Indonesia, Siaran Langsung RCTI Plus, Kick Off 16.10 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

Penukaran Uang Baru 2025 Dibuka Lagi 16 Maret, Ini Cara dan Syaratnya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

Kronologi Rendang Sapi 200 Kilogram Willie Salim Hilang Saat Dimasak Meski Dijaga Polisi

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

RUU TNI Sah Jadi Undang-Undang, Ini Poin-poin Perubahannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Deretan Artis Klarifikasi Usai Namanya Masuk Daftar Boikot

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Indonesia Vs Bahrain Tayang di TV Mana? Berikut Jadwal dan Link Live Streaming-nya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Indonesia vs Bahrain di RCTI Malam Ini, Kickoff Pukul 20.45 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Kediaman Baim Wong dan Paula Verhoeven Diperiksa Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Pendaftaran PINTAR BI Hari Ini Dibuka Pukul 09.00 WIB, Ini Tips War di pintar.bi.go.id

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Regional

Beberapa Jam Dibuka, Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Jabar Rp 10 M

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau