Motor yang Terendam Banjir Bisa Diatasi dengan Angkat Ban Depan?

Kompas.com - 09/02/2021, 09:02 WIB
Motor terendam banjir KOMPAS.com/GilangMotor terendam banjir

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam beberapa waktu terakhir, cuaca di berbagai wilayah Pulau Jawa kerap diguyur air hujan. Akibatnya, menjadi banyak genangan air di ruas jalan, bahkan merendam sampai setengah ban kendaraan atau lebih.

Tidak sedikit kendaraan yang ikut terendam air, termasuk kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Baca juga: Dampak Buruk Malas Cuci Motor Usai Terendam Banjir

Motor yang terendam banjir jangan sekali-kali coba dihidupakan mesinnya. Upaya tersebut mencegah adanya kerusakan tambahan yang bisa disebabkan oleh air. Dibutuhkan tindakan pertama untuk motor yang terendam banjir

Salah satu cara yang kerap dilakukan pemilik motor, yakni dengan mengangkat ban depan tinggi-tinggi. Lantas apakah cara tersebut benar-benar ampuh untuk pertolongan pertama sepeda motor yang terendam banjir?

Sepeda motor terendam banjir di rumah anak Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Dimaz Raditya Soesatyo, di Kemang, Jakarta, Kamis (2/1/2020).Dokumen pribadi Bambang Soesatyo Sepeda motor terendam banjir di rumah anak Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Dimaz Raditya Soesatyo, di Kemang, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Itu hanya mengeluarkan air dari knalpot, tapi untuk air yang masuk ke mesin atau saringan udara, masih tetap tersisa,” ucap Endro Sutarno, Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM), belum lama ini kepada Kompas.com.

Menurut Endro, motor yang terendam banjir sebaiknya tetap dibawa ke bengkel terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Langkah paling benar adalah bawa ke bengkel resmi untuk dilakukan pemeriksaan, kalau pemilik punya keahlian bongkar pasang, bisa di cek sendiri di rumah,” kata Endro.

Baca juga: Dampak Buruk Malas Cuci Motor Usai Terendam Banjir

Bagian-bagian yang harus diperiksa adalah bagian kelistrikan dan mesin motor.

“Untuk mengecek kelistrikan, yang pertama dilakukan adalah membongkar sebagian cover body dan cek semua komponen kelistrikan yang terendam seperti bagian baterai atau aki, relay dan lain-lain,” ujar Endro.

Sementara untuk bagian mesin disarankan untuk mengganti oli mesin, saringan udara, busi, bagian CTV (skutik), dan bagian kabel bodi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.