Diler Motor Bekas Enggan Beli Motor Non-Jepang - Kompas.com

Diler Motor Bekas Enggan Beli Motor Non-Jepang

Kompas.com - 01/02/2018, 12:05 WIB
Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Tria Motor, Cilodong, Depok, Rabu (31/1/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Tria Motor, Cilodong, Depok, Rabu (31/1/2018).

Jakarta, KOMPAS.com - Salah satu cara diler sepeda motor bekas menghimpun pasokan biasanya adalah dengan membeli langsung dari pemilik. Jadi pemilik motor yang sudah bosan dengan motornya bisa saja datang dan menawarkan diler untuk membeli.

Namun tidak semua motor mau dibeli oleh pihak diler. Pada Rabu (31/1/2018), Kompas.com mendatangi lima diler yang tersebar di Depok, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Tidak ada satupun yang bersedia membeli motor dari merek yang bukan pabrikan Jepang. Pabrikan Jepang sendiri terdiri dari Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

Baca juga : Kiprah Merek Asia Non-Jepang di Indonesia

Para pengelola diler menyatakan hanya bersedia membeli motor yang diminati masyarakat secara luas. Aspek itulah yang mereka sebut hanya dimiliki oleh motor-motor merek pabrikan Jepang.

Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018).

"Motor non Jepang kita tidak jual karena tidak pernah ada yang nyari," kata Elly, tenaga pemasaran di diler motkas Sukses Motor, Pancoran Mas, Depok.

Teming, pemilik diler motkas Tria Motor di Sukmajaya, Depok mengaku pernah mencoba-coba menjual salah satu motor pabrikan asal India. Namun percobaan tersebut tak berujung manis.

"Dulu pernah jual merek India. Tapi cuma sekali saja, karena pembelinya memang tidak ada," ujar Teming.


EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X