Polisi Jangan "Kendor" Razia Lampu Rotator dan Sirine - Kompas.com

Polisi Jangan "Kendor" Razia Lampu Rotator dan Sirine

Aditya Maulana
Kompas.com - 04/12/2017, 08:22 WIB
Razia Rotator Razia Rotator

Jakarta, KompasOtomotif - Sepanjang Oktober hingga November 2017, polisi melakukan razia lampu rotator dan sirine yang terpasang di kendaraan bermotor. Aksi penertiban itu diadakan di seluruh Indonesia.

Bahkan, beberapa Polda Metro melibatkan POM TNI, serta Dishub pada masing-masing wilayah. Pengguna sepeda motor dan mobil yang menggunakan aksesori bukan peruntukannya itu langsung ditindak tegas.

Polisi pun akan mencopot paksa apabila pemilik rotator dan sirine tidak mau melepas ketika kena razia. Alhasil, cukup banyak yang diamankan oleh petugas.

Lantas, setelah 30 hari razia rutin, pantuan KompasOtomotif selama beberapa hari lalu mulai banyak lagi pengguna aksesori itu. Terakhir, ketika berjalan di Tol Jagorawi, Minggu (3/12/2017) malam melihat beberapa pengguna mobil yang masih nekat pakai rotator.

Baca juga: Razia Lampu Rotator dan Sirine Serentak di Seluruh Indonesia

Kelakuannya tetap membuat pengguna mobil lain menjadi kesal. Bagaimana tidak, sepanjang jalan ugal-ugalan sambil menyalakan lampu rotator dan juga sirine untuk intimidasi demi meminta jalan.

"Sebaiknya polisi jangan menghentikan razia ini, karena jika dibiarkan begitu saja, pengguna rotator dan sirine ini semakin banyak lagi," kata Meysa (25) salah satu warga, yang melihat langsung aksi arogan pengguna rotator dan sirine di Tol Jagorawi, Minggu (3/12/2017) malam.

Kepolisian melakukan razia penyalahgunaan lampu isyarat seperti rotator, strobo dan sirine Twitter/TMCPoldaMetro Kepolisian melakukan razia penyalahgunaan lampu isyarat seperti rotator, strobo dan sirine

Cerita senada juga diungkapkan Deni Prayitno (33), warga asal Bogor, Jawa Barat yang mengaku masih banyak melihat pengguna mobil atau motor menggunakan rotator dan sirine di jalan raya.

"Harusnya dibuat razia seperti biasa saja, jadi sewaktu-waktu bisa langsung ditindak juga pengguna aksesori itu," kata Deni kepada KompasOtomotif belum lama ini.

Baca juga: Alasan Memasang Aksesori Strobo dan Rotator

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas ( Korlantas Polri) Irjen Pol Royke Lumowa pernah menjelaskan kepada KompasOtomotif bahwa petugas akan menindak tegas, karena lampu isyarat itu tidak diperbolehkan untuk warga sipil.

Perlu diketahui bersama bahwa isyarat lampu warna biru digunakan oleh kepolisian, merah untuk pemadam kebakaran, ambulans atau instansi terkait yang membawa bahan peledak dan lain sejenisnya.

PenulisAditya Maulana
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM