Ditelikung Viar Jualan Motor Listrik, Ini Kata Honda - Kompas.com

Ditelikung Viar Jualan Motor Listrik, Ini Kata Honda

Donny Apriliananda
Kompas.com - 18/06/2017, 16:10 WIB
Kompas.com/Alsadad Rudi EV Cub, sepeda motor listrik buatan Honda yang dipamerkan di Bangkok International Motor Show 2016. Bentuk motor ini terinspirasi dari Super Cab, sepeda motor bebek buatan Honda yang sempat laris pada era 1970-an.

Jakarta, KompasOtomotif – PT Astra Honda Motor (AHM) merasa tak perlu ada yang diributkan ketika PT Triangle Motorindo mulai menjual Viar Q1, sepeda motor listrik hasil kerjasama dengan berbagai pihak itu. Honda tetap berkomitmen untuk mulai main di segmen ini pada 2018 mendatang.

Ya, AHM memang belakangan kerap dikaitkan dengan sepeda motor listrik. Apalagi merek ini sudah beberapa kali ”ketemuan” dengan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga institusi pemerintahan. Namun, pada akhirnya, Viar duluan yang berani menjual motor bertenaga baterai itu.

”Kami masih dalam tahap penelitian dan pengembangan dengan Honda Motor Jepang. Kalau Viar suda masuk, kami melihatnya banyak pemain tentu semakin baik. Pasar terbuka, tapi kami tetap dengan rencana awal,” kata Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM, (14/6/2017), di Jakarta.

Dirinya mengatakan bahwa fokus utama Honda saat ini adalah mengembangkan teknologi dan keamanan. Baterai harus tahan lama, dan bahan sisa harus bisa diadu ulang. Pemerintah pun sudah mencanangkan, pada 2025, total motor listrik secara kumulatif harus sudah mencapai 2,1 juta unit.

Banyak aturan, termasuk infrastruktur, sedang digodok pemerintah. AHM tak mau mendahului. Tapi memang yang unik dari Viar adalah mereka mengonfirmasi, STNK tidak bermasalah, karena selama ini yang dipertanyakan masyarakat, motor listrik masih tak terkategori, karena tak tercantum isi silinder.

”Soal STNK, kami belum mempelajari, dan didaftarkannya sebagai apa. Rasanya pemerintah sedang mengerjakan (regulasi dan masalah tertib di jalan),” ujar Thomas.

Intinya, Thomas mengatakan bahwa semua hal yang berbau motor listrik masih dalam proses. Mulai dari investasi, alih teknologi, desain, permesinan, sampai dengan pembicaraan tentang peluang ekspor.

PenulisDonny Apriliananda
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Terkini Lainnya
Harapan Bus Tingkat Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat
Harapan Bus Tingkat Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat
News
Rossi Sebut Zarco Enggak Paham Cara Menyalip
Rossi Sebut Zarco Enggak Paham Cara Menyalip
Sport
Mesin EcoBoost Ford Menang Penghargaan Lagi
Mesin EcoBoost Ford Menang Penghargaan Lagi
Teknologi
Bus Tingkat Jurusan Baru, Bogor-Wonogiri
Bus Tingkat Jurusan Baru, Bogor-Wonogiri
Niaga
Takata Akhirnya Bangkrut
Takata Akhirnya Bangkrut
News
Mengenal Toyota Aygo Edisi Khusus
Mengenal Toyota Aygo Edisi Khusus
Produk
Ingat, Arus Balik Lebih Rawan Kecelakaan
Ingat, Arus Balik Lebih Rawan Kecelakaan
Feature
Kerasnya Perjuangan Arus Balik, Ini Antisipasinya
Kerasnya Perjuangan Arus Balik, Ini Antisipasinya
Feature
Prediksi Arus Balik Aman dari Menhub
Prediksi Arus Balik Aman dari Menhub
News
BMW X3 Meluncur dengan Paket Paling Bertenaga
BMW X3 Meluncur dengan Paket Paling Bertenaga
Produk
3 Hal yang Menurunkan Harga Jual Mobil Bekas
3 Hal yang Menurunkan Harga Jual Mobil Bekas
Feature
GPS Mobil Bikin Frustrasi?
GPS Mobil Bikin Frustrasi?
Feature
Auto2000 Selektif Pilih Konsumen
Auto2000 Selektif Pilih Konsumen
News
Konsumen Kia Paling Santai, Mitsubishi Paling 'Bawel'
Konsumen Kia Paling Santai, Mitsubishi Paling "Bawel"
News
BBM Kemasan Pertamina Laris Diserbu Pemudik
BBM Kemasan Pertamina Laris Diserbu Pemudik
News
Close Ads X