Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksesori Ini Bermanfaat, tapi Bisa Bikin Baterai Mobil Listrik Tekor

Kompas.com - 19/01/2024, 18:12 WIB
Daafa Alhaqqy Muhammad,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai penunjang kenyamanan dan aktivitas berkendara, pengguna biasanya menggunakan aksesori-aksesori tambahan yang berjenis aftermarket, seperti charger ponsel, pompa elektrik, dan sejenisnya.

Walau bermanfaat, ada beberapa aksesori yang dianggap cukup beresiko, khususnya bagi pengguna mobil listrik. Alih-alih mempermudah, justru bisa menimbulkan kendala-kendala tertentu.

Satu aksesori yang tidak dianjurkan bagi pengguna mobil listrik adalah power inverter, dengan fungsi mengubah arus DC menjadi AC dan memungkinkan pengguna untuk mengisi daya banyak perangkat elektronik sekaligus. Fungsinya cukup mirip dengan kabel ulur konvensional.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024 Polisi di Surakarta Gencar Razia Knalpot Brong

Jaja Atmaja, Aftersales and Technical Manager NEV Auto Mobil menjelaskan, konsumsi daya listrik yang bisa ditarik power inverter tergolong besar, dan melebihi load capacity tegangan anjuran pabrik.

“Kalau ngecas hape pakai port USB yang sudah ada atau pakai wireless charging itu aman-aman saja, tapi kalau pakai power inverter bisa masalah,” ucapnya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dia menambahkan, tegangan normal yang bisa dikeluarkan mobil listrik untuk port USB adalah sekitar 20 volt, namun power inverter bisa mendongkrak angka tersebut menjadi lebih dari 300 volt.

Baca juga: Rapor Penjualan Suzuki Akhir 2023, Produk Hybrid Mendominasi

Efeknya, konsumsi daya baterai mobil listrik bisa terpengaruh dan mengakibatkan menurunnya daya jelajah. Menurut Jaja, power inverter bahkan bisa meningkatkan temperatur baterai.

Baterai mobil listrik itu suhunya akan meningkat saat recharge dan discharhge. Kalau sampai over, bisakepanasan,” kata dia.

Menghindari kendala semacam ini, Jaja menganjurkan konsumen pemilik mobil listrik untuk tidak menggunakan power inverter, supaya kondisi baterai tetap terjaga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Daftar Negara Tak Kena Tarif Impor Donald Trump, Ada Rusia dan Korea Utara
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau