Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/11/2023, 09:12 WIB
Daafa Alhaqqy Muhammad,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Pengguna sepeda motor mungkin pernah mengalami kondisi dimana saat motor baru diservis, tapi minta ganti oli mesin tidak lama setelahnya. Apa yang menyebabkan situasi ini?

Anto Hananto, Kepala Bengkel AHASS 88 Tangerang menjelaskan, kejadian semacam ini umumnya dipicu oleh dua penyebab utama.

Kedua sebab tersebut juga dipicu oleh kekeliruan pengguna saat berkendara. Artinya, hal ini tidak berkaitan dengan kendala teknis.

“Paling sering itu (oli cepat diganti) gara-gara motor keseringan dipakai, atau pakai BBM oktan rendah,” ucapnya kepada Kompas.com, Rabu (8/11/2023).

Baca juga: Bawa MG4 EV buat Dipakai Harian, Ini Ulasannya

Ilustrasi mengganti oli mesin motorDok. DAM Ilustrasi mengganti oli mesin motor

Untuk diketahui, durasi standar pemakaian oli mesin adalah sekitar 2.000 kilometer. Namun angka ini bisa dipebgaruhi beberapa faktor. Berikut penjelasannya :

1. Motor terlalu sering dipakai

Penyebab pertama oli mesin cepat rusak adalah karena motor terlalu sering dipakai. Menurut Anto, intensitas berkendara yang tinggi memang bisa sangat memengaruhi.

“Sebenarnya kan bisa dihitung, kalau misalnya sehari naik motor bisa 100 kilometer, dan itu tiap hari. Belum sebulan juga sudah minta ganti oli,” kata dia.

Menurutnya kondisi semacam ini sangat umum dijumpai, khususnya bagi kalangan pekerja dengan mobilisasi kendaraan yang cukup tinggi.

Lain halnya jika motor jarang digunakan, sebab masa pakai oli mesin mungkin bisa bertahan jauh lebih lama, bahkan hingga 2 bulan sampai 3 bulan.

Baca juga: Tips Saat Membeli Honda Win 100 Bekas, Wajib Periksa Karburator

Stok BBM dan LPG di kelima Provinsi operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang meliputi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri dipastikan Aman.KOMPAS.COM/HADI MAULANA Stok BBM dan LPG di kelima Provinsi operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang meliputi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri dipastikan Aman.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com