Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masalah Kepatuhan Jadi Tantangan Penerapan Transaksi Tol Nirsentuh

Kompas.com - 22/03/2023, 12:31 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem pembayaran tol nirsentuh tanpa henti atau multi lane free flow (MLFF) masih terus dimatangkan oleh pemerintah Indonesia.

MLFF merupakan transformasi pembayaran jalan tol yang prosesnya tidak menggunakan palang pintu seperti saat ini.

Pengamat transportasi Ketua Institusi Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas mengatakan, implemetasi MLFF untuk pembayaran jalan tol merupakan suatu keniscayaan yang tidak terhindarkan terkait dengan perkembangan teknologi di sektor transportasi.

“Dari kajian yang ada, pemakaian palang pintu tol dapat menciptakan penundaan perjalanan 3-7 detik dan secara akomulatif dapat menimbulkan kerugian mencapai Rp 4 triliun dalam setahun,” kata Darmaningtyas, pada diskusi publik yang diadakan Instran di Jakarta Selatan, Senin (22/3/2023).

Baca juga: Biaya Perawatan Mobil Listrik Kia EV6 GT-Line Rp 137.000 per Bulan

Ilustrasi gantry sistem MLFF di jalan tol.Dok. BPJT Ilustrasi gantry sistem MLFF di jalan tol.

Kerugian tersebut disebabkan pemborosan BBM dan waktu yang terbuang saat terjadi masuk ke tol. Dengan sistem MLFF, diharapkan durasi penundaan saat kendaraan masuk gerbang tol akan hilang.

Mengenai tantangan teknologi yang akan dipakai di MLFF, menurut Dharmaningtyas, sebetulnya jauh lebih mudah karena banyak ahli IT di Indonesia saat ini.

Namun yang menjadi tantangan besar adalah masalah penegakan hukumnya bagi yang melanggar. Hal ini berkaitan dengan kepatuhan pengendara terhadap hukum saat ini masih minim. 

“Ada dua masalah yang perlu dicermati. Pertama sampai sekarang masih ditemukan adanya kendaraan yang menggunakan nomer polisi palsu alias bodong sehingga sulit melacak bila melakukan pelanggaran tidak membayar tol. Kedua, masih banyak kepemilikan kendaraan tidak sesuai dengan pemakainya,” ujar Dharmaningtyas.

Baca juga: Uji Coba Transaksi Tol Nirsentuh di Bali Mandara Berlaku Juni 2023

Diskusi Publik Kesiapan Regulasi dan Penegakan Hukum dalam Implementasi Sistem Bayar Tol Tanpa Henti dari InstranKOMPAS.com/ JANLIKA PUTRI Diskusi Publik Kesiapan Regulasi dan Penegakan Hukum dalam Implementasi Sistem Bayar Tol Tanpa Henti dari Instran

Pada sisi lain, penerapan sistem pembayaran tol MLFF telah dilakukan di negara-negara maju. Jadi bukan sesuatu yang baru sama sekali.

Justru menurutnya, Indonesia akan disebut ketinggalan bila masih tetap memakai sistem yang sekarang, yaitu menggunakan kartu.

Baca juga: Jelang Musim Mudik, Bridgestone Tambah Jaringan di Jawa Barat


Maka dari itu, Darmaningtyas mengatakan, penggunaan intelligent transportation system (ITS) untuk pembayaran tol bukanlah tantangan.

“Persoalan akan memakai on board unit (OBU) sepenuhnya atau kombinasi antara OBU dan aplikasi di HP, itu adalah soal pilihan jenis teknologi disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Paling penting adalah transformasi teknologi pembayaran tol tidak mungkin ditarik mundur ke belakang,” kata Darmaningtyas.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com