Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Setelah Turun Mesin Perlu Inreyen Berapa Lama?

Kompas.com - 24/02/2023, 10:12 WIB
Erwin Setiawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Inreyen merupakan prosedur yang dilakukan agar komponen mesin mengalami penyesuaian setelah dirakit. Baik itu di pabrik, maupun di bengkel seperti setelah mesin dilakukan overhaul.

Hanya saja, prosedur ini jarang dipahami oleh pemilik mobil terkait seperti apa yang dimaksud inreyen, berapa lama mobil memerlukan inreyen dan seterusnya.

Lantas, pada kasus mobil pasca turun mesin atau overhaul butuh dilakukan inreyen berapa lama?

Baca juga: Masa Inreyen Mobil Baru, Amankah Langsung Digeber?

Piston khusus untuk modifikasi mobil balapKompas.com/Erwin Setiawan Piston khusus untuk modifikasi mobil balap

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim mengatakan, setelah mobil melakukan turun mesin atau overhaul memang diperlukan inreyen, namun mobil-mobil sekarang membutuhkan waktu inreyen yang lebih singkat.

“Kalua mobil-mobil jadul, inreyen bisa sampai membutuhkan waktu seharian, mesin hanya dihidupkan dengan kecepatan idle saja, tapi sekarang cukup sejam sampai 2 jam saja, karena sekarang ada sistem grading atau penyesuaian ukuran metal yang lebih presisi” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Jumat (24/2/2023).

Dia mengatakan proses inreyen dilakukan di bengkel tentu saja, jadi ketika mobil diterima pelanggan sudah dalam kondisi siap pakai.

Baca juga: Apakah Mobil Baru Harus Inreyen, Mitos atau Fakta?

Blok mesin mobil pecah lantaran water hammerCar Fix Blok mesin mobil pecah lantaran water hammer

“Untuk inreyen yang menghidupkan mesin tanpa digas cukup di bengkel saja, selanjutnya pelanggan hanya perlu menahan diri untuk tidak terlalu agrsif dalam berkendara,” ucap Ibrohim.

Menurut dia mengendarai mobil setelah mesin dilakukan overhaul butuh penyesuaian untuk sementara waktu.

“Usahakan tidak menginjak pedal gas dengan spontan, tidak melakukan pengereman yang ekstrem juga, sama seperti berkendara menggunakan metode eco driving, minimal dilakukan selama seminggu,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Inreyen Masih Berlaku pada Mobil Keluaran Terbaru?

Mesin sedang diperbaikiKompas.com/Erwin Setiawan Mesin sedang diperbaiki

Setelah itu, Ibrohim juga tetap menganjurkan penginjakan pedal gas tetap perlu perlahan setelahnya.

“Menginjak pedal gas pelan-pelan saja selama masa inreyen tersebut, tujuannya komponen di dalam mesin tidak kaget, atau bergeser dari dudukannya yang belum ngeplak sepenuhnya,” ucap Ibrohim.

Jadi, pemilik mobil perlu melakukan inreyen selama satu minggu dan tetap berkendara secara halus setelahnya untuk mendapatkan hasil overhaul yang optimal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com