Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pengalaman Mahasiswa Brawijaya Kunjungi Pabrik Mobil di Inggris

Kompas.com - 08/12/2022, 15:41 WIB

 

MALANG, KOMPAS.com - Mahasiswa dari Program Studi Teknologi Informasi, FakultasVokasi, Universitas Brawijaya, Caroline Aldora Pardede (20) berkesempatan mengunjungi beberapa perusahaan otomotif di Inggris.

Kesempatan itu didapatkannya karena sedang menjalani program Indonesian International Student Mobility Awards edisi Vokasi atau IISMAVO yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek dan didanai oleh LPDP.

Saat ini, dia sedang menjalani perkuliahan di Coventry University sejak September 2022 hingga 6 Januari 2022 mendatang.

Baca juga: Bisa Kenali Wajah, Polda Metro Mulai Kerahkan ETLE Mobile

Dihubungi melalui pesan WhatsApp, Caroline mengatakan beberapa perusahaan otomotif yang dikunjungi seperti Morgan Motor Company, Jaguar Land Rover dan MINI. Kegiatan itu dilakukan pada bulan September hingga November 2022.

Dia mengungkapkan, dari kunjungan itu mendapat pengalaman terkait proses bisnis dan strategi perusahaan dalam berkompetisi membuat serta memasarkan produk-produk mobil.

"Setelah kunjungan itu, saya berharap insight dan pengalaman yang didapat ini bisa saya pakai di hal-hal yang bisa saya lakukan ke depannya, entah di industri manapun saya bekerja, terutama value-value yang dipegang oleh perusahaan otomotif yang sudah dikunjungi oleh perusahaan ini bagus sekali kalau bisa diterapkan," kata Caroline pada Rabu (7/12/202).

Wanita asal Jakarta itu mengaku awam dengan dunia otomotif dan merasa beruntung saja bisa mendapat kesempatan itu. Saat melakukan kunjungan ke ketiga perusahaan itu, dia berkeliling untuk melihat proses pembuatan produk-produk mobil yang ada.

Caroline berkeliling bersama petugas yang menjadi tour guide untuk menjelaskan alur proses produksi yang menurutnya secara umum memiliki kesamaan dengan pabrik mobil lainnya.

Baca juga: Apakah Aman Tambah Daging pada Rem Tromol Mobil yang Sudah Aus

Seperti mulai dari pembentukan material dan frame, hingga dilakukan perakitan rangka mobil dari komponen-komponen yang sudah dibuat.

"Kemudian dilakukan pengecatan produk, dilakukan perakitan detail pada bagian isi mobil seperti kursi, dashboard dan lainnya. Terakhir dilakukan pengujian produk sebelum akhirnya dinyatakan produk telah memenuhi standar untuk dipasarkan," katanya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.