Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Busi Iridium dan Laser Iridium

Kompas.com - 30/11/2022, 15:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada perbedaan antara busi iridium dan laser iridium meski terlihat serupa. Dari segi harga, keduanya juga terbilang cukup mahal dibanding busi standar berbahan nikel.

Namun, mahalnya harga berbanding lurus dari segi kualitas, terutama dalam hal durabilitas pemakaian. Artinya, kedua busi ini, iridium dan laser iridium, memiliki masa pakai yang lebih lama.

Lantas, apa bedanya busi iridium dan laser iridium?

Menjawab hal ini, Technical Support Product Knowledge PT NGK Busi Diko Oktaviano mengatakan, kedua busi tersebut memiliki bahan dasar sama, yakni logam mulia.

Baca juga: Cara Sederhana Hilangkan Bunyi pada Karet Wiper

Busi kendaraan NGKKOMPAS.com/STANLY RAVEL Busi kendaraan NGK

Namun, memang antara iridium dan laser iridium ada perbedaan dari sisi lapisan material pada elektroda ground.

"Jadi kalau yang laser iridium itu kombinas, karena pada elektrodanya ada gabungan antara iridium dan masanya itu bahan platinum. Kita sering bilang juga istilahnya logam mulia ganda. Kalau yang iridium tidak ada lapisan," kata Diko kepada Kompas.com, Selasa (29/11/2022).

Sementara secara ciri fisik, keduanya tak berbeda jauh dengan diameter pusat elektroda yang seperti jarum. Ukurannya diklaim sebesar 0,6 milimeter (mm).

Diko menjelaskan, dengan adanya tambahan lapisan pada ground elektroda pada busi laser iridium, otomatis membuat kualitas dari segi durabilitas lebih baik dari iridium biasa.

"Elektroda ground lebih kuat, nyala busi juga lebih baik dan lifetime lebih panjang. Tapi titik api sama dengan iridium," ujar Diko.

Baca juga: Awas Tertipu, Kenali Beda Busi Nikel, Iridium, dan Platinum

Busi iridium NGKNGK Busi iridium NGK

Meski memiliki umur pemakaian yang lebih panjang, Diko tak menampik bila kualitas busi juga tergantung dari beberapa faktor ekternal. Salah satunya seperti pemilihan jenis bahan bakar.

Sebab, bila tak dibarengi dengan kualitas bahan bakar yang baik, otomatis akan membuat pembakaran yang tak sempurna dan menyisahkan deposit yang membuat usia busi tak bertahan lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.