Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awas Tertipu, Kenali Beda Busi Nikel, Iridium, dan Platinum

Kompas.com - 30/11/2022, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Busi pada kendaraan memiliki peran penting. Keberadaannya tak bisa dianggap remeh karena berfungsi menciptakan percikan api untuk memicu ledakan campuran bensin dan udara.

Tapi kalah penting pemilik kendaraan juga harus mengetahui jenis busi yang beredar di pasaran agar tak mudah tertipu. Minimal bisa mengerti perbedaannya.

Umumnya, ada tiga jenis busi yakni standar berbahan nikel, platinum, dan iridium. Ketiganya dibedakan dari jenis material yang pastinya menentukan kualitas dan harga jualnya.

Namun menurut Technical Support PT NGK Busi Indonesia Diko Oktaviano, sebenarnya untuk NGK yang secara umum lebih banyak di pasaran dibedakan dari dua material, yakni busi logam mulia dan non-logam mulia.

Baca juga: Bukan Awet, Ini Efek Buruk Ritual Angkat Wiper Saat Parkir

"Logam mulia pada NGK itu seperti G-Power, Iridium, Laser Iridium, dan MotoDX. Sementara untuk yang non-logam mulia itu cuma ada di produk-produk busi standar, itu materialnya nikel biasa," ujar Diko kepada Kompas.com, Selasa (29/11/2022).

Busi kendaraan NGKKOMPAS.com/STANLY RAVEL Busi kendaraan NGK

Buat yang belum paham soal perbedaannya, menurut Diko sebenarnya cukup mudah karena bisa dilihat secara kasat mata.

Pertama bisa dengan memperhatikan bagian elektroda pusat. Untuk busi standar dengan bahan nikel elektroda pusatnya pasti punya diameter yang lebih besar.

Diko menjelaskan, bila diukur diameter elektroda pusat untuk busi berbahan nikel sekitar 2,0 milimeter (mm). Sementara untuk logal mulia lebih kecil.

"Secara fisik nikle bisa dilihat diameternya karena beda dengan logam mulia. Sementara untuk yang logam mulia itu pasti (pusat elektroda) selalu seperti jarum. Produk logam mulia di NGK ada banyak, dan itu sama seperti jarum dengan ukuran 0,6 mm," ujar Diko.

"Jadi sebenarnya tidak repot lihat bedanya, karena sudah bisa langsung dikenali dari ujung elektroda. Tidak ada cerita busi iridium tapi elektrodanya besar, pasti itu sudah menipu," kata Diko.

Baca juga: Jangan Sampai STNK Diblokir, Ini Cara Bayar Denda Tilang ETLE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.