Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Busi Iridium dan Laser Iridium

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada perbedaan antara busi iridium dan laser iridium meski terlihat serupa. Dari segi harga, keduanya juga terbilang cukup mahal dibanding busi standar berbahan nikel.

Namun, mahalnya harga berbanding lurus dari segi kualitas, terutama dalam hal durabilitas pemakaian. Artinya, kedua busi ini, iridium dan laser iridium, memiliki masa pakai yang lebih lama.

Lantas, apa bedanya busi iridium dan laser iridium?

Menjawab hal ini, Technical Support Product Knowledge PT NGK Busi Diko Oktaviano mengatakan, kedua busi tersebut memiliki bahan dasar sama, yakni logam mulia.

Namun, memang antara iridium dan laser iridium ada perbedaan dari sisi lapisan material pada elektroda ground.

"Jadi kalau yang laser iridium itu kombinas, karena pada elektrodanya ada gabungan antara iridium dan masanya itu bahan platinum. Kita sering bilang juga istilahnya logam mulia ganda. Kalau yang iridium tidak ada lapisan," kata Diko kepada Kompas.com, Selasa (29/11/2022).

Sementara secara ciri fisik, keduanya tak berbeda jauh dengan diameter pusat elektroda yang seperti jarum. Ukurannya diklaim sebesar 0,6 milimeter (mm).

Diko menjelaskan, dengan adanya tambahan lapisan pada ground elektroda pada busi laser iridium, otomatis membuat kualitas dari segi durabilitas lebih baik dari iridium biasa.

"Elektroda ground lebih kuat, nyala busi juga lebih baik dan lifetime lebih panjang. Tapi titik api sama dengan iridium," ujar Diko.

Meski memiliki umur pemakaian yang lebih panjang, Diko tak menampik bila kualitas busi juga tergantung dari beberapa faktor ekternal. Salah satunya seperti pemilihan jenis bahan bakar.

Sebab, bila tak dibarengi dengan kualitas bahan bakar yang baik, otomatis akan membuat pembakaran yang tak sempurna dan menyisahkan deposit yang membuat usia busi tak bertahan lama.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/11/30/153100915/serupa-tapi-tak-sama-ini-beda-busi-iridium-dan-laser-iridium

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke