Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Infrastruktur Jadi Pertimbangan Penjualan Fuso eCanter di Indonesia

Kompas.com - 28/11/2022, 15:41 WIB


MALANG, KOMPAS.com – Demam kendaraan listrik atau EV (Electric Vehicle) tidak hanya untuk kendaraan penumpang saja, kendaraan niaga juga turut meramaikan tren ini.

Fuso eCanter merupakan truk listrik PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku pemegang merek Mitsubishi Fuso yang kerap diperkenalkan pada pasar Indonesia.

Bahkan, pada beberapa acara pameran otomotif eCanter sudah bisa digunakan untuk test drive.

Hanyab saja,  keikutsertaan truk ramah lingkungan ini pada pagelaran otomotif hanyalah untuk dipamerkan saja belum di jual secara resmi. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui animo pasar tanah air mengenai eCanter. 

Baca juga: Honda BR-V Rute Jakarta-Lampung, Cukup Beli BBM Rp 200.000-an

Reinhard Head of Marketing Communication Department PT. Krama Yudha Tiga mengatakan jika di beberapa negara bisnis dari penjualan truk listrik ini sudah berjalan.

Untuk di Indonesia sendiri, saat ini tidak hanya masih melihat animo pasar saja, tapi juga kesiapan infrastruktur dari kendaraan listrik.

Fuso eCanterDOK. FUSO Fuso eCanter

“eCanter ini kebetulan truk listrik pertama di dunia. Jadi kalau di Jepang, Portugal atau Australia sudah berjalan, tapi balik lagi harus ada dukungan dari pemerintah karena yang kita harapkan kesiapan infrastruktur,” kata Reinhard kepada Kompas.com di Malang, Minggu (28/11/2022).


Bukan hanya pameran otomotif, baru-baru ini eCanter juga menjadi satu-satunya truk listrik yang ikut serta pada konvoi kendaraan listrik dari Jakarta - Bali untuk menyambut KTT G20.

Baca juga: Sekolah Kedinasan Kemenhub Mulai Belajar Kendaraan Listrik

“Kemarin kita sempat obrolkan ini pada acara konvoi Jakarta –Bali ke yang mengadakan acara mengenai bagaimana dengan charging stationnya. Maka dari itu perlu ada kolaborasi dari berbagai pihak ke depannya. Tapi kita berharap lebih baik sehingga eCanter atau Fuso lebih siap,” kata Reinhard.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.