Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2022, 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mendukung peralihan mobil dengan mesin bakar menjadi mobil berbasis listrik. Hal itu bertujuan agar emisi gas buang berkurang, sehingga lingkungan menjadi lebih sehat.

Faktanya, untuk bisa mencapai peralihan tersebut membutuhkan proses yang sangat kompleks berhubung mobil listrik membutuhkan material yang tidak murah harganya. Hal ini juga berhubungan dengan daya beli masyarakat.

Sehingga, ada berbagai jenis mobil yang berbasis listrik di pasaran. Dari yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, ada juga yang menggabungkan dengan mesin bakar. Setidaknya ada 3 jenis mobil berbasis listrik; PHEV, HEV dan BEV. Lantas, apa perbedaan dari ketiganya?

Baca juga: Penjelasan Perbedaan PHEV dan Hybrid

Toyota Harrier PHEVdoc Paultan.org Toyota Harrier PHEV

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, mengatakan PHEV, HEV dan BEV dapat dibedakan dari pengisian baterainya.

“PHEV atau Plug-in Hybrid, itu maksudnya daya baterai bisa diisi menggunakan wall charger, selain bisa memanfaatkan putaran mesin dan pengereman, biasanya dibekali dengan baterai yang lebih besar daripada HEV,” ucap Didi kepada Kompas.com, Senin (28/11/2022).

Dia mengatakan untuk HEV pengisian baterainya tidak bisa dilakukan dengan menggunakan wall charger, melainkan hanya dari putaran mesin dan pengereman.

Baca juga: Pemerintah Gencarkan Penggunaan BEV, Bagaimana Nasib Mobil Hybrid?

Ilustrasi mobil listrik HondaDok. Carbuzz.com Ilustrasi mobil listrik Honda

“HEV atau mobil hybrid, daya baterainya diisi oleh putaran mesin dan gaya pengereman, jadi mesin bertindak sebagai generator selain sebagai penggerak roda,” ucap Didi.

Dia mengatakan BEV berbeda lagi dengan PHEV atau pun HEV, karena mobil jenis BEV tidak lagi membutuhkan mesin bakar.

“Untuk BEV atau mobil listrik murni tidak lagi membutuhkan mesin bakar untuk mengisi daya baterai, namun hanya bisa diisi dengan wall charger, biasanya baterai yang disematkan lebih besar kapasitasnya karena hanya dari baterai tersebut motor listrik akan bekerja,” ucap Didi.

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan HEV dengan PHEV

Mobil listrik BMW iX dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di ICE, BSD, Tangerang Selatan.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Mobil listrik BMW iX dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Dia juga mengatakan bila ditinjau dari cara kerjanya, BEV memiliki cara kerja yang paling berbeda jika dibandingkan dengan PHEV dan HEV di mana masih menggabungkan mesin bakar dan motor listrik.

Jadi, perbedaan PHEV, HEV dan BEV ada pada kemampuan baterai untuk menunjang pengoperasian mobil. JIka diurutkan dari kapasitas baterainya dari yang paling besar maka, urutannya BEV, PHEV lalu HEV.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.