Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 07:42 WIB

JAKARTA KOMPAS.com - Sejak kecelakaan di Jerez pada 2020, pebalap Repsol Honda berjuang keras untuk sembuh dari cedera pada lengan kanan atas. Pada sesi latihan bebas dan balapan ia juga sering terjatuh. Bahkan, rider 29 tahun itu sempat berniat untuk pensiun dini usai operasi keempat.

Niat untuk pensiun dini itu diumumkan Marquez pada MotoGP Italia 2022 akhir Mei lalu. Rider asal Spanyol itu menduga bahwa operasi besar tersebut membutuhkan waktu lama, sehingga Mugello menjadi balapan terakhir dan belum ada kepastian kapan dirinya akan kembali balapan.

Namun pada saat bersamaan, usai balapan Mugello, para rival Marquez justru menghampirinya dan memberi semangat semoga sukses untuk periode ketidakpastian ini.

Baca juga: Remy Gardner Tinggalkan MotoGP dengan Hati Hancur

“Itu adalah babak yang sangat bagus dan emosional. Terutama karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi setelah operasi keempat. Tidak ada yang bisa memberitahu Anda bagaimana dan kapan comeback Anda akan datang,” ucap Marquez, dikutip dari Speedweek, Jumat (25/11/2022).

Marc Marquez saat konferensi pers jelang MotoGP Mandalika. Gambar diambil pada Kamis (17/3/2022). Terkini, Marc Marquez mendapatkan izin untuk mengikuti tes resmi MotoGP di Misano pada pada Selasa (6/9/2022) dan Rabu (7/9/2022).AFP/SONNY TUMBELAKA Marc Marquez saat konferensi pers jelang MotoGP Mandalika. Gambar diambil pada Kamis (17/3/2022). Terkini, Marc Marquez mendapatkan izin untuk mengikuti tes resmi MotoGP di Misano pada pada Selasa (6/9/2022) dan Rabu (7/9/2022).

“Tapi itu sangat emosional karena Anda merasakan rasa hormat dari pebalap lain. Itu bagus untuk saya,” lanjut rider yang identik dengan nomor 93 itu.

Ucapan dari para rider lain itu pada akhirnya membuat Marquez tenang dan mengurungkan niat untuk pensiun dini lantaran banyak simpati yang diterima pada saat itu.

Baca juga: Pembeli Innova Zenix, Mereka yang Punya Gaji Rp 30 Jutaan

“Kamu bisa saling membenci dan kamu bisa berjuang keras melawan pesaing, tapi kamu tidak pernah berharap lawanmu terluka. Cedera tidak hanya berarti kehidupan profesional berubah, tetapi juga kehidupan pribadi,” katanya.

“Sungguh mengejutkan bahwa beberapa pembalap datang kepada saya, tetapi saya mengharapkannya dari beberapa karena kami memiliki hubungan yang baik satu sama lain,” lanjut Marquez.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.