Kompas.com - 23/11/2022, 06:42 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat 2022, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap beberapa penyebab utama kecelakaan pada kendaraan niaga, khususnya yang sering dialami oleh truk dan bus di jalan.

"Yang pertama kendaraan, 99 persen faktor penyebab kecelakaan dan peningkatan fatalitas itu tidak ada hubungannya dengan tidak terpenuhinya persyaratan laik jalan,” ujar Achmad Wildan, Investigator Senior KNKT, dalam tayangan Youtube Ditjen Perhubungan Darat, Selasa (22/11/2022).

“Semuanya, penyebab faktor kecelakaan, semua faktor peningkatan fatalitasnya adalah karena tidak terpenuhinya persyaratan teknis kendaraan bermotor," kata dia.

Baca juga: Toyota Klaim Kijang Innova Zenix Hybrid Lebih Irit BBM dari LCGC

Kondisi bus Pariwisata menabrak rumah warga di Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (21/5/2022). Sebanyak empat orang tewas dan 24 orang luka-luka dalam kejadian tersebut. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI Kondisi bus Pariwisata menabrak rumah warga di Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (21/5/2022). Sebanyak empat orang tewas dan 24 orang luka-luka dalam kejadian tersebut.

Wildan mengatakan, petugas persyaratan teknis harus lebih jeli dalam meloloskan kendaraan sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Misal dalam PP 55 tahun 2012 dan PP 30 tahun 2021 ada tiga kegiatan dalam memastikan laik jalan, mulai dari pemeriksaan persyaratan teknis, lalu pengujian laik jalan, dan administrasi.

“Itu adalah sekuensi, yang pertama (pemeriksaan persyaratan teknis) jangan ditinggal, itu yang utama. Karena itu terbukti menjadi jadi penyebab kecelakaan dan peningkatan fatalitas," ucap Wildan.

Baca juga: Jadi Mirip SUV, Begini Desain Eksterior Kijang Innova Zenix

Kemudian, Wildan menambahkan soal manajemen keselamatan. Sebab, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk membenahi masalah sistem keselamatan.

Pasalnya, perusahaan ini hanya merawat kendaraannya jika sudah rusak. Bahkan, sebagian besar perusahaan hampir tidak memiliki MPD (maintenance planning document).

Terakhir, penyumbang terbesar dari kecelakaan angkutan barang atau manusia ialah faktor dari pengemudi yang tidak menguasai teknologi.

Baca juga: Viral Curhatan Konsumen, Baru Beli Hyundai Palisade Sistem Transmisi Langsung Rusak

Polda Metro Jaya menyebut bahwa delapan orang meninggal dalam insiden kecelakaan truk Pertamina menabrak sejumlah pengendara motor di ruas Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/7/2022).KOMPAS.com/Joy Andre Polda Metro Jaya menyebut bahwa delapan orang meninggal dalam insiden kecelakaan truk Pertamina menabrak sejumlah pengendara motor di ruas Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/7/2022).

Berdasarkan temuan KNKT, sebanyak 90 persen pengemudi belum mengetahui cara kerja rem, sistem full hidraulic brake, air hidraulic brake dan full air brake.

KNKT mengidentifikasi terdapat lack of kompetensi pada pengemudi yang tidak ter-cover melalui mekanisme pengambilan SIM maupun pelatihan.

“90 persen penyebab kecelakaan adalah mereka tidak paham sistem rem, kemudian mereka tidak paham dashboard instrumentasi, kemudian mereka tidak paham pre trip inspection," ujar Wildan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.