Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/11/2022, 15:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN menyatakan bakal melayani pengisian ulang baterai kendaraan listrik yang digunakan dalam gelaran KTT G20 selama 24 jam lewat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali, I Wayan Udayana mengatakan, pelayanan tersebut dilakukan hingga seluruh tamu negara pulang atau pada 18 November 2022 mendatang.

“Kami siaga 24 jam, sejak kedatangan seluruh tamu negara hingga kepulangan mereka nantinya," ujar dia dalam keterangan tertulis, Minggu (13/11/2022).

Baca juga: Selain Ganjil Genap, Angkutan Barang Juga Dibatasi Selama KTT G20

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) mengisi daya mobil listrik saat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Central Parking Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (25/3/2022). Presiden Jokowi meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging 200 kW pertama di Indonesia yang disiapkan untuk mengisi daya kendaraan listrik saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) mengisi daya mobil listrik saat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Central Parking Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (25/3/2022). Presiden Jokowi meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging 200 kW pertama di Indonesia yang disiapkan untuk mengisi daya kendaraan listrik saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Udayana menyatakan, PLN terus memonitor neraca daya listrik selama perhelatan akbar tersebut. Saat ini, neraca daya listrik dalam kondisi aman dengan beban puncak tercatat mencapai 745,23 MW.

Ia memastikan keandalan pasokan listrik terus dipantau melalui mirroring system yang dibangun PLN baik dari sisi pembangkitan, transmisi, distribusi, maupun gardu-gardu milik pelanggan.

Monitoring juga dilakukan terhadap SPKLU PLN yang digunakan untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik.

"Sehingga semuanya tidak luput dari pengamatan kami demi menghadirkan layanan listrik berkualitas tanpa kedip di masing-masing venue,” ucap Udayana.

Baca juga: Jangan Pindah Transmisi Mobil Matik dari R ke D Saat Belum Berhenti

SPKLU PLNPLN SPKLU PLN

Dalam menyambut kedatangan masing-masing delegasi tiap-tiap negara yang hadir sejak Ahad kemarin, PLN berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Angkasa Pura sebagai pengelola Bandara Ngurah Rai.

Sementara itu, General Manager Angkasa Pura 1 I Gusti Ngurah Rai menyatakan PLN telah menjamin kebutuhan listrik di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sebesar 87,5 MWh setiap harinya.

Tak hanya Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, PLN juga berkoordinasi dengan pengelola kawasan ITDC Nusa Dua sebagai penyedia fasilitas tempat kegiatan.

Jadi tiap kendaraan mobil listrik berpelat tamu negara bisa beriringan masuk ke areal parkir sentral ITDC Nusa Dua satu per satu untuk mengisi ulang daya baterai dan disambut petugas bertopi dan berompi biru berlogo PLN.

Diketahui, selama helatan KTT G20, PLN menyediakan 66 unit SPKLU Ultra Fast Charging, 200 home charging, serta SPKLU mobile.

Semuanya untuk melayani 636 kendaraan listrik delegasi dan pengamanan, serta 590 kendaraan listrik untuk operasional lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.