Kompas.com - 14/11/2022, 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus Listrik Merah Putih hasil kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku industri untuk melayani delegasi KTT G20 di Bali, resmi diluncurkan, Minggu (13/11/2022).

Seremoni peluncuran dilakukan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Bus Listrik Merah Putih merupakan hasil sinergi Kemenhub, Kemendikbudristek Dikti, Kementerian BUMN, PT Industri Kereta Api (INKA), serta konsorsium sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam seremoni, Budi mengapresiasi Kemendikbudristek yang melibatkan sejumlah mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), serta Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Baca juga: Kesiapan Kendaraan Listrik dan Infrastrukturnya Jelang KTT G20

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kesiapan operasional 30 unit bus listrik Merah Putih untuk melayani mobilisasi para delegasi dan peserta KTT G20 di Bali Dokumentasi Kementerian Perhubungan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kesiapan operasional 30 unit bus listrik Merah Putih untuk melayani mobilisasi para delegasi dan peserta KTT G20 di Bali

Bus listrik karya anak bangsa ini diklaim memiliki tingkat komponen dalam negeri yang sudah mencapai 50 persen lebih.

"Riset menjadi kunci bagaimana kita membuat komponen kendaraan listrik buatan dalam negeri yang biayanya lebih murah, kualitasnya baik, dan daya jelajah yang tinggi," ucap Budi dalam keterangan resminya.

Adanya kolaborasi dan dukungan berbagai pihak dalam proses pembangunan bus listrik, diharapkan mampu mempercepat implementasi penggunaan kendaraan listrik secara masif di Indonesia.

Sementara itu, Nadiem mengatakan, Bus Listrik Merah Putih merupakan hasil karya kolaborasi anak bangsa yang patut diapresiasi. Kolaborasi ini dapat menjadi contoh dalam melakukan suatu inovasi-inovasi ke depannya.

Baca juga: 30 Bus Listrik Jadi Angkutan Penumpang selama KTT G20

"Tidak ada ego sektoral. Universitas terbaik meredakan ego masing-masing untuk berkolaborasi membentuk konsorsium. Di G20 ini, tampak sekali di panggung dunia, kita mampu menghasilkan karya yang datang langsung dari akademisi dan mahasiswa kita," ucap Nadiem.

Bus Listrik Merah Putih KEMENHUB Bus Listrik Merah Putih

Kehadiran Bus Listrik Merah Putih jadi kebanggaan menyukseskan Presidensi Indonesia dalam KTT G20, sekaligus wujud nyata komitmen mendukung upaya transisi energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Usai KTT G20, Bus Listrik Merah Putih nantinya akan digunakan sebagai angkutan massal perkotaan di kota Bandung, Surabaya, dan juga Bali, melalui program buy the service (BTS) dari Kemenhub, yang akan dioperasikan oleh DAMRI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.