Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dampak Buruk Jika Motor Tidak Sengaja Pakai Oli Palsu

Kompas.com - 05/11/2022, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Maraknya peredaran oli palsu untuk sepeda motor membuat banyak orang khawatir. Sebab, penggunaan oli palsu dapat berdampak buruk pada performa dan kesehatan mesin motor.

Setiap mesin, memerlukan pelumas yang dapat bekerja secara optimal. Untuk itu, tiap pabrikan sudah menetapkan rekomendasi oli terbaik untuk setiap jenis mesin yang digunakan.

Oli palsu yang diedarkan bisa dipastikan tidak memenuhi syarat atau tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Sehingga, akan sangat berbahaya bagi kesehatan mesin jika digunakan.

Baca juga: Cara supaya Pemilik Motor Tidak Kena Tipu Saat Beli Oli Palsu

Rommy Averdy Saat, Federal Oil Brand General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI), mengatakan, untuk penggunaan jangka panjang akan mengakibatkan kerusakan mesin.

Ilustrasi ganti oli mesin sepeda motorDok. DAM Ilustrasi ganti oli mesin sepeda motor

"Dan yang akan terasa dalam jangka pendek adalah suara mesin menjadi lebih kasar, mesin cenderung cepat panas, tenaga nge-drop, serta boros bahan bakar. Karena kita tidak tahu apakah kandungannya sesuai dengan kebutuhan motor yang digunakan dan sesuai yang tertera pada label kemasan," ujar Rommy, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Rommy menambahkan, objektif dari oknum yang menyebarkan dan menjual oli palsu pasti hanya memikirkan keuntungan tanpa mengedepankan kualitas dari produknya.

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) Ade Rohman, mengatakan, jika secara penyelidikan dan tes secara fisik oli mesin dinyatakan palsu, segera lakukan penggantian dengan oli yang direkomendasi baik merek, ukuran dan spesifikasinya.

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Valencia - Quartararo Tercepat, Bagnaia ke-17

Untuk pengurasan oli yang ada di dalam mesin, perlu mengeluarkan oli mesin tersebut. Jika motor dalam keadaan dingin, sebaiknya panaskan dahulu mesinnya sampai dengan mendapatkan suhu mesin panas yang ideal untuk mengeluarkan oli.

Ganti Oli MotorFoto: Rideapart Ganti Oli Motor

"Setelah oli keluar dari mesin dan dipastikan sudah tidak ada lagi tetesan dari lubang pembuangan oli, maka selanjutnya masukan oli baru yang sudah sesuai ukuran dan spesifikasinya ke dalam mesin," kata Ade.

Ade mengatakan, hidupkan mesin tersebut untuk beberapa lama sampai mendapatkan suhu panas yang ideal untuk kemudian dikeluarkan lagi dari dalam mesin.

"Setelah oli dikeluarkan ulang, masukan kembali oli baru sesuai ukuran dan spesifikasinya yang akan digunakan untuk melumasi mesin selanjutnya. Setelah proses itu mesin akan aman dan nyaman digunakan kembali," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.