Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumper Aki Ada Aturannya, Sampai Salah Risikonya Bisa Meledak

Kompas.com - 14/10/2022, 08:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Mobil mogok lantaran aki yang tekor menjadi masalah besar bagi sebagian orang. Selain merepotkan, aktivitas juga bisa terganggu. 

Cara paling cepat yang jadi pertolongan pertama adalah jumper aki. Bila hanya kurang setrum, tegangan kembali normal setelah mesin nyala. 

Meski terlihat mudah dilakukan, tapi melakukan jumper aki tak boleh sembarangan. Karena bila asal, apalagi sampai salah menempatkan kabel, risikonya justru bisa bermasalah, bahkan membuat aki sampai meledak

Andreas Hardjo, Pemilik Bengkel Menyanan Jaya Raya Aki Semarang, mengatakan, aturan main jumper aki wajib diperhatikan supaya aman. 

Baca juga: Benarkah Aki MF Bebas Perawatan?

Kuncinya, pemasangan kutub aki jangan sampai terbalik atau saling bersentuhan. 

Mekanik Astra Daihatsu Majapahit sedang melakukan cek kondisi aki. Dicky Aditya Wijaya Mekanik Astra Daihatsu Majapahit sedang melakukan cek kondisi aki.

"Kabel positif dan negatif aki tidak boleh sampai salah pasang. Bahkan, bersentuhan saja berisiko korsleting," ucap Andreas kepada Kompas.com, Kamis (13/10/2022). 

Pemasangan kabel yang benar diawali dari kutub positif. Arus massa cenderung lebih besar dan kuat. 

Kutub aki dan kabel jumper yang berhubungan, langsung menyalurkan daya listrik untuk menghidupkan mesin. 

"Jadi supaya aman dan terhindar korsleting, pemasangan kabel jumper diawali kutub positif. Setelah terpasang, dilanjutkan negatif dan baru proses jumper sampai mesin hidup," kata dia. 

Hal yang sama di katakan Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto. Menurut dia, poin perhatian khusus nomor satu pemasangan kabel jumper yang dipasang kutub aki tak boleh terbalik. 

Jumper aki mobil merupakan cara penanganan darurat mobil mogok disebabkan aki tekor. Kompas.com Jumper aki mobil merupakan cara penanganan darurat mobil mogok disebabkan aki tekor.

Risikonya aki mobil meledak saat kabel jumper dan kutub aki bertemu. Kesalahan pemasangan kabel yang terbalik juga memengaruhi kelistrikan mobil. ECU mobil bisa kena dan perbaikannya sangat mahal. 

Baca juga: Pakai Platform DNGA, Toyota Pastikan Tidak Ada Kembaran Vios dari Daihatsu

"Korsleting kabel terkelupas sedikit saja risikonya korsleting. Kabel aki negatif dan positif bersinggungan, jika sampai korsleting ECU sebagai otak mesin berisiko masalah," kata Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com