Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/10/2022, 17:41 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Kreta Indo Artha yang kini jadi APM merek mobil Kia di Indonesia berencana untuk lakukan CKD lini produknya. Mengingat saat ini seluruh model yang dijual masih CBU atau impor.

Sebut saja Kia Grand Carnival yang diimpor dari Korea, lalu ada Sonet, Seltos, dan Carens yang dimpor dari India. Lalu model apa yang lebih dahulu akan diproduksi oleh Kia di Indonesia?

Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT Kreta Indo Artha mengatakan, pihaknya masih mempelajari semua model yang sekiranya bisa lebih dahulu diproduksi.

Baca juga: Kia Belum Mau Tambah Diler di Indonesia

Kia CarensKompas.com/fathan Kia Carens

"Kita mempelajari semua model, mana yang paling memungkinkan untuk tercepat, terdahulu, diproduksi di assembling," ucap Ario di Tangerang, Rabu (12/10/2022).

Ketika ditanya apa produk yang mau diproduksi dalam negeri, Ario masih tidak mau menjawab. Namun dia mengatakan sudah mengirim proposal ke Kementerian Perindustrian.

"Jadi kita masih mempelajari baik mobil komersil, mobil besar, mobil kecil, kita sudah kasih proposal ke perindustrian, saya belum bisa bilang untuk modelnya apa," kata Ario.

Baca juga: Terobos Banjir, Pengendara Motor di Bogor Terseret Air dan Hilang di Gorong-gorong

Untuk waktunya, Ario ingin bisa dilakukan secepatnya. Rencananya, fasilitas pabrik dari Indomobil akan digunakan karena masih ada yang tersedia untuk melakukan perakitan.

"Kalau pengennya kapan, pengennya secepatnya. Karena persiapan CKD yang benar itu minimum 18 bulan, tapi kita enggak bilang sudah mempersiapkan dari kapan," ucap Ario.

Kalau diperkirakan, Kia Sonet bisa jadi yang pertama diproduksi lokal, mengingat permintaannya yang paling besar. Kemudian di posisi kedua ada Carens yang diterima cukup baik oleh orang Indonesia.

"SPK nomor 1 masih Sonet sekitar 200 (unit) per bulan, dilanjut Carens 100an, Seltos 50-60, Carnival 30-40 sebulan," ucap Ario.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.