Honda Beri Sanksi Sales Nakal yang Tidak Bolehkan Konsumen Beli Cash

Kompas.com - 29/09/2022, 13:41 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini menyeruak kasus konsumen sepeda motor Honda yang mengeluh karena dipersulit oleh dealer ketika ingin membeli unit menggunakan sistem pembayaran tunai.

Kejadian seperti ini sebetulnya bukan sekali terjadi, dan bukan cuma di merek Honda saja. Di mana calon konsumen disebut dialihkan oleh sales untuk membeli secara kredit supaya unit cepat turun.

Direktur Marketing Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, menegaskan, pihaknya sebagai Agen Pemegang Merek (APM) tidak pernah menginstruksikan hal tersebut yang sebetulnya merugikan konsumen.

Baca juga: Jawaban Pertamina Soal Isu Kualitas Pertalite Dianggap Turun

Astra Honda Motor (AHM) memajang Vario 160 Repsol Honda di IIMS 2022.KOMPAS.com/Gilang Astra Honda Motor (AHM) memajang Vario 160 Repsol Honda di IIMS 2022.

"Kita tidak ada kebijakan itu sama sekali, kita memberikan fair treatment kepada semua konsumen, jadi tidak ada tunai atau kredit kemudian juga harga sesuai dengan harga yang berlaku di masing-masing daerah yang ditentukan oleh jaringan atau main dealer," kata Thomas di Cikarang, Jawa Barat, belum lama ini.

Thomas mengatakan, jika kejadian tersebut terjadi maka calon konsumen bisa mengadukan ke main dealer atau ke kontak Astra Honda Motor biar diproses.

Thomas mengatakan, segala aduan yang diterima akan diproses namun untuk sanksi merupakan urusan main dealer.

Baca juga: Toyota Waspada Dampak Kenaikan Harga BBM dan Suku Bunga

Astra Honda Motor memajang banyak motor custom di Telkomsel IIMS 2019KOMPAS.com / Gilang Astra Honda Motor memajang banyak motor custom di Telkomsel IIMS 2019

"Silahkan dilaporkan ke kami atau ke main dealer. Kita sudah memberikan sanksi yang merugikan konsumen. Yang memberikan sanksi ialah main dealer kami. Pokoknya kami tidak ingin mengorbankan konsumen," ungkap dia.

Sedikit kilas balik, di awal September 2022 ramai kisah seorang calon konsumen Honda ramai di media sosial. Konsumen itu mengatakan tidak boleh membeli Honda PCX 160 secara tunai dan disarankan untuk mengambil kredit.

Konsumen itu mengatakan ingin membeli PCX 160 di sebuah dealer di Semarang. Namun tenaga penjual mengatakan lebih baik membeli kredit. Alasannya lebih diutamakan karena aturan dari pusat.

Honda CBR250RR di salah satu diler di Jawa Barat. Harga motor ini lebih mahal Rp 100.000 dibandingkan harga Jakarta.Daya Adira Motora Honda CBR250RR di salah satu diler di Jawa Barat. Harga motor ini lebih mahal Rp 100.000 dibandingkan harga Jakarta.

Kabar tersebut disanggah oleh GM Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibbuddin, yang mengatakan AHM tidak pernah membedakan konsumen.

Muhib mengatakan, konsumen yang merasa dirugikan karena tidak dibolehkan membeli unit secara tunai dapat melaporkan hal tersebut ke nomor pengaduan masyarakat.

"Lebih lengkapnya yaitu Hotline service 1500989 (24 jam), Facebook Astra Honda Care, Twitter @astrahondacare, atau menyapa Sasha (Sahabat Astra Honda) di WA/LINE 08119500989," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.