Jawaban Pertamina Soal Isu Kualitas Pertalite Dianggap Turun

Kompas.com - 29/09/2022, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu sempat ramai isu soal Pertalite yang dikeluhkan sebagian masyarakat menjadi lebih boros. Terutama setelah mengalami kenaikan harga.

Bahkan ditambah adanya unggahan foto yang menggambarkan perbedaan warna antara Pertalite lama dan baru, dan diklaim bila BBM subsidi tersebut menjadi lebih boros dan kualitasnya menurun.

Menanggapi isu tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyatakan, produk BBM yang dipasarkan sesuai dengan spesifikasi dan sudah melewati setidaknya tujuh proses quality control.

Irto mengatakan, proses quality control dimulai sejak produk BBM masuk ke tangki timbun di Fuel Terminal (TBBM) hingga tepat sebelum disalurkan ke SPBU.

"Proses quality control sebuah produk BBM sebelum bisa dinyatakan layak didistribusikan menuju SPBU ini dimulai dari saat produk tersebut disuplai dari kilang atau impor, saat penyimpanan, hingga sebelum disalurkan ke SPBU," ucap Irto, dalam keterangan resminya, Rabu (29/9/2022).

Baca juga: Viral Isu Pertalite Lebih Boros Usai Naik Harga, Ini Kata Pertamina

PT Pertamina Patra Niaga memiliki tujuh proses quality control untuk pastikan produk bbm di masyarakat sesuai spesifikasi. 

Dok. Pertamina PT Pertamina Patra Niaga memiliki tujuh proses quality control untuk pastikan produk bbm di masyarakat sesuai spesifikasi.

Pada tiap-tiap proses, lanjut irto, produk BBM harus dinyatakan layak, memenuhi syarat atau standar spesifikasi yang ditentukan Dirjen Migas, Bila uji sample tidak layak, tidak akan bisa keluar dari Terminal BBM.

Lebih lanjut dijelaskan, sebelum produk BBM masuk tangki timbun, Pertamina sudah memastikan bila produk BBM yang disuplai dari kilang atau impor memiliki certificate of quality. Setelah itu, BBM yang disuplai lewat pipa akan diuji speknya selama pemompaan ke dalam tangki timbun.

Selain itu, proses suplai melalui kapal juga dilakukan pengujian. Sebelum dipompa ke tangki timbun, BBM dalam kapal akan di uji dulu kelayakannya, bila sesuai spek, selanjutnya uji juga dilakukan selama pemompaan produk BBM dari kapal ke tangki timbun.

"Ini adalah tahap awal. Jadi sebelum sebuah produk BBM bisa benar-benar masuk ke tangki timbun, sudah ada beberapa proses quality control untuk memastikan produk yang disuplai kepada Fuel Terminal sesuai dengan spesifikasi dan standar untuk dijual kepada masyarakat," ujar Irto.

Baca juga: Pendaftar BBM Subsidi Tembus 2,6 Juta, Kapan Regulasinya Keluar?

Saat penyimpanan di tangki timbun, quality control tetap dilakukan secara periodik. Produk BBM secara berkala diuji tepat setelah proses pemompaan baik dari pipa kilang atau impor, hingga sebelum disalurkan ke mobil tangki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.