Kompas.com - 16/09/2022, 14:22 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden RI Joko Widodo sudah mengeluarkan instruksi agar kendaraan pemerintahan menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai untuk menunjang operasional.

Langkah tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden No. 7 tahun 2022. Langkah ini juga sekaligus untuk mendukung percepatan pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Opsi mengkonversi kendaraan konvensional yang sudah ada di instansi pemerintah menjadi kendaraan listrik, jadi salah satu ide yang bisa dilakukan, terutama dalam rangka menekan biaya.

Baca juga: Hyundai Redam Keresahan Cacat Produksi Ioniq 5 via Media Sosial

Konversi vespa klasik menjadi vespa listrik hasil modifikasi Elders Garage dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran, Kamis (28/7/2022). Butuh waktu 3 jam untuk melakukan modifikasi ini.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Konversi vespa klasik menjadi vespa listrik hasil modifikasi Elders Garage dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran, Kamis (28/7/2022). Butuh waktu 3 jam untuk melakukan modifikasi ini.

Heret Frasthio, pendiri Elders Garage, salah satu bengkel konversi yang bersertifikat mendukung rencana yang dilakukan pemerintah.

“Kalau proses untuk kita sebagai pelaku konversinya, kebetulan kalau Elders masih masuk ke area motor hobi bukan fungsi. Jadi sebenarnya kalau secara kita kendalanya enggak terlalu besar, hanya di SUT dan SRUT,” ujar Heret, kepada Kompas.com (15/9/2022).

Heret juga berharap instansi terkait dapat melakukan sosialisasi yang lebih masif untuk menyukseskan konversi kendaraan listrik.

Baca juga: Mobil Dinas Pemerintahan Harus BEV, Toyota Siapkan bZ4X?

“Intinya kalau pemerintah benar-benar ingin menyukseskan ini harus dibuatkan skema yang lebih simpel,” ucap Heret.

“Dan memang bagus juga kalau dari pemerintah dulu, akhirnya setelah nanti sudah terbiasa, ke masyarakat akan lebih mudah, mudah-mudahan seperti itu,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.