Kompas.com - 10/09/2022, 09:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap penguji MotoGP Repsol Honda Stefan Bradl mengungkapkan bahwa pindah ke WorldSBK pada tahun 2017 adalah salah satu kesalahan terbesar dalam hidup yang memengaruhi karier.

Untuk diketahui, Bradl pertama kali naik ke MotoGP pada 2012 di tim LCR Honda. Pada musim 2013 dan 2014 dia merupakan rival Marc Marquez. Sampai akhirnya pada 2017 dia pindah ke WorldSBK.

"Saya pergi ke WorldSBK dan ini adalah salah satu kesalahan terbesar yang saya buat dalam hidup. Saya menderita tahun itu seperti orang gila," kata Bradl mengutip Crash.net, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Mitos atau Fakta, Aki Bebas Perawatan Tidak Perlu Dirawat Sama Sekali?

Pebalap uji Honda Stefan Bradl menjajal prototipe motor 2022 Foto: Tuttomotoriweb Pebalap uji Honda Stefan Bradl menjajal prototipe motor 2022

"Pada Mei (2017), Nicky Hayden meninggal karena kecelakaan sepedanya dan saya berada di sana sendirian di tim," kata dia.

Setelah bersaing untuk Tim Red Bull Honda World Superbike hanya satu musim, Bradl kemudian memutuskan beralih dari pebalap menjadi test rider motor MotoGP Honda.

Di sisi lain pada 2019, proyek satelit Honda WorldSBK berubah menjadi tim pabrikan penuh.

"Saya tidak tahu harus berbuat apa dengan hidup saya, untuk masa depan," kata Bradl.

"Dan kemudian, saat itu saya mendapat telepon dari Takeo Yokoyama yang mengatakan kepada saya, 'apakah Anda tertarik menjadi test rider Honda di MotoGP?' Saya berkata 'ya, saya sangat tertarik'," kata dia.

Baca juga: Wadah Kumpul Pecinta Otomotif di Jakarta

Pebalap Francesco Bagnaia (Ducati) mengendarai motornya di depan pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) pada MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.AFP/LLUIS GENE Pebalap Francesco Bagnaia (Ducati) mengendarai motornya di depan pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) pada MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.

Cemburu

Saat ini hubungan Bradl dan Marc sangat kuat karena keduanya berkerjasama. Namun dulu Bradl mengaku cemburu saat Marc datang ke MotoGP dan langsung jadi "anak emas."

"Sepuluh tahun yang lalu saya tidak akan datang ke kamar (Marquez) ini, saya akan mengatakan 'alamat yang salah'. Saya cemburu ketika Marc datang ke MotoGP," kata dia.

"(Dia) jauh lebih cepat. Saya tidak punya jawaban, bagaimana saya bisa lebih cepat dari orang ini?," kata Bradl.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Crash


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.