Menteri ESDM Ajak Warga Bali Konversi Motor Bensin Jadi Listrik

Kompas.com - 02/09/2022, 09:02 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengajak warga Bali untuk mengonversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik.

Hal tersebut diungkap Arifin usai mengikuti parade motor konversi listrik di kawasan Nusa Dua, Bali, di acara Parallel Event Energy Transitions Working Group (ETWG) Presidensi G20 Indonesia, (1/9/2022).

Baca juga: Catat, Ada Buka Tutup Lajur di Tol Dalam Kota Akhir Pekan Ini

"Ayo kita sama-sama mendukung program ini untuk pengurangan emisi dan capaian provinsi Bali menuju provinsi bebas emisi di masa mendatang sehingga bisa membangkitkan industri pariwisata semaksimal mungkin," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (1/9/2022).

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengajak masyarakat Bali untuk mengalihkan kendaraan roda dua berbahan bakar minyak (BBM) yang mereka milik untuk dikonversi menjadi kendaraan listrik agar terwujud Bali industri pariwisata yang bebas emisi.Foto: Kementerian ESDM Menteri ESDM Arifin Tasrif mengajak masyarakat Bali untuk mengalihkan kendaraan roda dua berbahan bakar minyak (BBM) yang mereka milik untuk dikonversi menjadi kendaraan listrik agar terwujud Bali industri pariwisata yang bebas emisi.

Arifin mengungkapkan, saat ini populasi motor di Indonesia mencapai 120 juta unit. Jika program konversi dapat berjalan dengan baik akan memberikan penghematan yang besar dan lingkungan yang lebih bersih.

"Di Indonesia saat ini ada 120 juta sepeda motor. Beberapa contoh (sepeda motor yang ikut parade) disini buatan tahun 2004, setelah dikonversi terlihat bagus," kata Arifin.

"Ada beberapa manfaat, yang pertama mengurangi emisi dan bisa menghemat BBM. Kalau kita hitung 1 liter BBM per sepeda motor per hari maka kita membakar 800.000 barel minyak. Jadi kalau harga minyak sekarang USD100 per barel maka kita sudah membakar USD80 juta atau setara Rp1,2 trilun uang yang kita bakar untuk bahan bakar," kata dia.

Menurut data Korlantas Polri, sampai dengan 1 September 2022, jumlah sepeda motor yang terdata mencapai 120 juta unit atau tepatnya 120.176.883 unit.

Baca juga: Honda Perluas Jaringan Hingga Cikampek, Resmikan Diler Baru

Motor konversi Honda C70 yang kini berubah jadi listrikFoto: Insan Motor Bekasi Motor konversi Honda C70 yang kini berubah jadi listrik

Populasi motor di Jawa Tengah paling tinggi mencapai 17.422.078 unit, disusul Jakarta di posisi kedua dengan 16.966.333 unit. Jawa Barat di posisi ketiga sebanyak 15.549.008 unit dan Jawa Timur di posisi keempat dengan 13.966.509 unit.

Adapun Bali memiliki populasi 3.945.000 unit sepeda motor.

Arifin mengatakan, populasi tersebut bakal terus membesar tiap tahun karena penjualan motor juga terus meningkat.

"Dengan pertumbuhan sepeda motor 6 juta hingga 8 juta unit per tahun, bisa dibayangkan berapa besar anggaran yang dikeluarkan dalam 10 tahun mendatang untuk memenuhi kebutuhannya," kata Arifin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.