Kompas.com - 02/09/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - BMW tidak hanya fokus pada pengembangan mobil listrik. Belum lama ini, pabrikan asal Jerman tersebut juga diketahui mengembangkan mesin fuel cell.

Banyak pabrikan berlomba-lomba untuk mengembangkan kendaraan dengan nol emisi. Selain mobil listrik, fuel cell dengan bahan bakar hidrogen juga jadi alternatif.

Baca juga: Kuota BMW iX dan i4 Sudah Habis, Baru Bisa Dibeli Tahun Depan

Mesin berbahan bakar hidrogen tersebut dibangun di Munich. Mesin ini terdiri dari fuel cell, dua tangki hidrogen, dan motor elektrik generasi kelima BMW eDrive.

BMW iX5 HydrogenDok. Autocar.co.uk BMW iX5 Hydrogen

Mesin tersebut masih dipadukan dengan baterai berperforma tinggi. Untuk fuel cell yang digunakan, BMW mengandalkan pasokan dari Toyota.

Kerjasama BMW dengan Toyota dalam mengembangkan mesin hidrogen sudah dimulai sejak 2013. Namun, Toyota terlihat lebih dulu mencoba mobilnya dengan Yaris GR H2.

Baca juga: Porsche Siapkan SUV Listrik Pesaing BMW iX

CEO BMW Oliver Zipse, mengatakan, sebagai sumber energi serbaguna, hidrogen memiliki peran kunci untuk dimainkan di jalan menuju netralitas iklim.

BMW iX5 HydrogenDok. Autocar.co.uk BMW iX5 Hydrogen

"Kami pikir kendaraan bertenaga hidrogen ditempatkan secara ideal secara teknologi agar sesuai dengan kendaraan listrik berbasis baterai dan melengkapi gambaran mobilitas listrik," ujar Zipse, dikutip dari Autocar.co.uk, Jumat (2/9/2022).

BMW iX5 Hydrogen dapat menghasilkan tenaga hingga 368 tk. Sistem fuel cell hidrogennya dapat menghasilkan tenaga hingga 167 tk.

BMW iX5 HydrogenDok. Autocar.co.uk BMW iX5 Hydrogen

Awal tahun ini, BMW iX5 Hydrogen juga sudah dites di Swedia dalam kondisi musim dingin. Beragam teknologi diuji, begitu pula dengan kecepatannya, dan tentunya mesinnya. BMW menyebutkan sistem fuel cell yang dikembangkan sudah meningkat lebih efisien.

Hanya akan dibuat 100 unit BMW iX5 Hydrogen, itu pun tidak dijual secara umum. Semuanya akan digunakan untuk tes dan mengumpulkan data di berbagai kondisi, mulai di Amerika, Jepang, Eropa, China, dan Korea Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.