Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/08/2022, 14:42 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Kelangkaan stok BBM yang sering terjadi membuat sebagian besar para pemilik kendaraan pakai jurus gonta ganti jenis bahan bakar. Di pasaran tersedia berbagai macam pilihan produk BBM, mulai RON 90, oktan 92, dan paling besar RON 98. 

Sebelum membeli pastinya para pemilik kendaraan mempertimbangkan beberapa faktor tertentu untuk kendaraan kesayangan. Permasalahannya jika sampai jenis BBM digunakan tidak selalu sama. 

Dosen Konversi Energi Otomotif Universitas Negeri Semarang (Unnes) Widya Aryadi menjelaskan, dalam jangka waktu tertentu konsumsi BBM dengan jenis yang berbeda bisa mempengaruhi performa mesin, bahkan durabilitas ketahanan part. 

"Ada perbedaan kualitas tiap jenis produk BBM di pasaran. Bukan cuma spesifikasi, ada kandungan senyawa kimia termasuk zat aditif yang berbeda," kata Widya dihubungi Kompas.com, Jumat (26/8/2022). 

Baca juga: Isu Harga BBM Mau Naik, Begini Cara Mengemudi Lebih Hemat Bahan Bakar

Kandungan senyawa kimia olefin, benzena, serta zat aditif, hingga kandungan deterjen masing-masing produk mempunyai reaksi kimia yang berbeda.

(a) Pembakaran normal bensin dalam silinder internal mesin (b) pembakaran dini bensin dalam silinder internal mesin yang mengakibatkan ketukan.chem.libretexts.org (a) Pembakaran normal bensin dalam silinder internal mesin (b) pembakaran dini bensin dalam silinder internal mesin yang mengakibatkan ketukan.

Efek dalam ruang bakar bisa beragam dan menyesuaikan dengan karakteristik mesin. 

Widya melanjutkan, paling terasa dalam jangka pendek performa mesin akan berkurang. Penumpukan kerak karbon di ruang bakar bisa menyebabkan ngelitik. 

Karena itu, konsumsi BBM bisa lebih boros disebabkan bahan bakar terbuang percuma. Ada kemungkinan pula terjadi peningkatan kadar emisi gas buang. 

"Dampak berupa penumpukan kerak karbon bisa sangat merugikan. Selain performa mesin menurun perubahan kompresi pembakaran mesin memicu konsumsi BBM lebih boros," ujar Widya. 

Test drive Hyundai CretaKompas.com/Adityo Test drive Hyundai Creta

Dengan demikian, Widya menyarankan, sebaiknya pergantian jenis BBM agar dihindari karena dikhawatirkan bisa menyebabkan masalah ruang bakar. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.