Mitos atau Fakta, Mobil Pakai Knalpot Racing Bikin Boros BBM?

Kompas.com - 01/08/2022, 09:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemasangan knalpot racing pada mobil kerap dilakukan oleh sejumlah pengendara di jalan raya. Sebab tidak sedikit yang senang mendengarkan suara mesin dari knalpot menggelegar, baik itu saat melakukan akselerasi maupun hanya pada putaran rendah.

Terlepas mengganggu pengguna jalan lain atau tidak, ternyata pemasangan knalpot racing diisukan bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Mungkin karena suara mesinnya menyenangkan membuat pengendara ingin sering-sering memainkan pedal gas, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Atau mungkin karena memang ada faktor internal mesin yang terpengaruh dengan penggantian knalpot yang tidak standar tersebut.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Knalpot Mobil Keluar Air Tanda Kerusakan Mesin?

Ilustrasi air keluar dari lubang knalpot() Ilustrasi air keluar dari lubang knalpot

Seperti apa penjelasan detailnya?

Foreman Nissan Bintaro, Ibrohim mengatakan jika yang dimaksud knalpot racing adalah knalpot yang tanpa silincer, maka jelas dapat membuat konsumsi bahan bakar semakin boros.

“Jika yang dimaksud racing adalah knalpot tanpa silincer atau modifikasi muffler yang lebih plong, tanpa atau pengurangan sekat, maka bisa saja membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Minggu (31/7/2022).

Dia mengatakan knalpot yang plong tidak memiliki efek tendangan balik dari knalpot pada saat piston memasuki langkah hisap. Hal ini dapat membuat sebagian campuran udara dan bahan bakar terbuang.

Baca juga: Pengguna Knalpot Bising sampai Rotator Jadi Sasaran Operasi Patuh Jaya 2022

Asap knalpot ada yang berwarna putih dna hitam- Asap knalpot ada yang berwarna putih dna hitam

“Di mesin kan ada istilah overlapping, yaitu waktu ketika katup hisap dan katup buang terbuka secara bersamaan, jika tidak ada tendangan balik dari knalpot maka campuran udara dan bahan bakar yang baru masuk sebagian akan ikut terbuang,” ucap Ibrohim.

Dia mengatakan bahan bakar akan terbuang sia-sia ketika terjadi overlapping, apalagi ditambah knalpot mobil sudah dibikin plong atau racing.

“Tendangan balik dari knalpot juga dapat menjaga suhu campuran udara dan bahan bakar, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pembakaran di ruang bakar,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Tercium Bau Bensin dari Asap Knalpot, Apakah Berbahaya?

Modifikasi Mazda 2 Ter StudioDoc Ter Studio Modifikasi Mazda 2 Ter Studio

Dia juga menjelaskan knalpot standar sengaja dibuat muffler yang di dalamnya banyak sekat dan liku-liku sebagai peredam suara sekaligus memberikan daya dorongan balik ke ruang bakar.

Sedangkan pada knalpot racing biasanya sekat tersebut dikurangi bahkan dihilangkan untuk menghasilkan suara yang gahar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.