Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komentar Produsen Motor Listrik soal Larangan Sepeda Listrik

Kompas.com - 29/07/2022, 18:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelarangan pemakaian sepeda listrik di jalan raya oleh Polrestabes Makassar mendapat sorotan dari pegiat sepeda dan motor listrik. Dikhawatirkan hal itu jadi kontra produktif dengan semangat tren elektrifikasi.

Para pegiat kendaraan listrik dari Komunitas Sepeda dan Motor Listrik (Kosmik) mengatakan, sepeda listrik merupakan jembatan pertama masyarakat untuk beralih ke listrik, dalam hal ini motor dan kemudian mobil listrik.

Baca juga: Alasan Konsumen Indonesia Masih Ragu Pakai Mobil Listrik

Pelarangan pemakaian sepeda listrik di beberapa ruang publik ditakutkan justru menghambat penyerapan tren kendaraan listrik. Jika tidak boleh dipakai di jalan raya, maka harusnya membuat jalan khusus buat sepeda listrik.

Harga NIU Gova 03 di Oyika lebih murah dari yang dijual oleh Utomocorp. Bisa demikian sebab konsumen hanya membeli motor sedangkan baterainya model sewa ke Oyika.KOMPAS.com/Dio Harga NIU Gova 03 di Oyika lebih murah dari yang dijual oleh Utomocorp. Bisa demikian sebab konsumen hanya membeli motor sedangkan baterainya model sewa ke Oyika.

Menangapi kekhawatiran tersebut, Denny Utomo CEO PT Utomo International (Utomocorp), percaya hal itu tidak akan terjadi sebab pemerintah sendiri sudah sangat mendukung percepatan tren kendaraan listrik.

"Ke depannya saya tidak melihat itu akan mengganggu karena pemerintah sebetulnya sangat mendukung elektrifikasi. Jadi memang ini (elektrifikasi) justru sangat dipercepat dan ini memang masa depannya ialah elektrik," kata Denny yang ditemui di JIExpo, Kemayoran belum lama ini.

Denny justru melihat pengendara sepeda listrik memang mesti dibatasi untuk tidak masuk ke jalan raya dan bercampur dengan kendaraan lain. Namun dia juga melihat harus ada infrastruktur yang bisa mengakomodir pesepeda listrik.

Baca juga: Syarat dan Rincian Pemutihan Pajak Kendaraan di Jawa Barat

Keeway memperkenalkan dua sepeda motor listrik baru yaitu Keeway Citi Ezi dan Mini Ezi.Foto: Harun/GridOto Keeway memperkenalkan dua sepeda motor listrik baru yaitu Keeway Citi Ezi dan Mini Ezi.

"Kalau sepeda listrik di beberapa negara memang ada pembatasan km (kecepatan), setahu saya di bawah 28 kpj sampai 25 kpj tidak apa-apa. Memang disarankan pesepeda listrik naik itu di bicycle line," kata dia.

"Selain itu saya tidak melihat ada hubungan. Karena NIU adalah motor, jadi sepeda buat rekreasional kalau motor ini betul-betul motor jadi layak di jalan," ungkap Denny.

Sedikit berbeda, CEO PT Benelli Anugerah Motor Pusaka pemegang merek Benelli dan Keeway, Steven Kentjana Putra, mengatakan, jika larangan pemakaian sepeda listrik berlaku masif maka bisa berpengaruh pada percepatan penyerapan kendaraan listrik di level bawah.

Baca juga: Ini Varian Hyundai Palisade yang Jadi Favorit Konsumen

Davigo resmi meluncurkan motor listrik bernama Davigo Space di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022. Foto: Dyandra Davigo resmi meluncurkan motor listrik bernama Davigo Space di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022.

"Seperti hybrid dulu baru listrik, teman saya dia tidak ikut di sini, dia salah satu pemula sekarang jualan sepeda listrik daya beli ini Rp 6 juta - Rp 8 juta, sudah seperti kacang. Viar sudah lebih senang jualan sepeda listrik," kata dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.