Spesifikasi Lengkap Ferrari 296 GTB Bermesin Hybrid

Kompas.com - 15/07/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ferrari 296 GTB akhirnya hadir di Indonesia, didatangkan langsung oleh Ferrari Indonesia di bawah PT Eurokars Prima Utama.

296 GTB merupakan lini produk terbaru dari Ferrari dengan mesin V6 2.900 cc hybrid yang mengombinasikan dengan motor listrik. Secara dimensi, 296 GTB juga lebih kecil dari F8 Tributo yang lebih dahulu hadir.

Lebih detail, 296 GTB punya panjang 4.565 mm, lebar 1.958 mm, dan tinggi 1.187 mm. Selain itu, walaupun membawa baterai dengan kapasitas 7,45 kWh, Ferrari bisa menekan bobot kosongnya jadi cuma 1.470 Kg.

Baca juga: SUV Pertama Ferrari Lahir Tahun Ini, Dijual Terbatas

Peluncuran Ferrari 296 GTB di IndonesiaKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Peluncuran Ferrari 296 GTB di Indonesia

Beralih ke bagian jantung pacu, mesin V6 2.992 cc dari 296 GTB menghasilkan tenaga 663 HP. Kemudian ditambah motor listriknya yang menghasilkan tenaga 167 HP, maka totalnya jadi 830 HP dan torsi 740 Nm di 6.250 rpm.

Tenaga tadi disalurkan ke roda belakang dengan transmisi otomatis 8 percepatan. Performanya fantastis, sebut saja akselerasi 0 sampai 100 kpj bisa ditempuh dalam 2,9 detik, kemudian 0 sampai 200 kpj cuma 7,3 detik dan kecepatan puncaknya diklaim di atas 330 kpj.

Perlu diketahui, 296 GTB merupakan Plug-in Hybrid (PHEV) jadi bisa dicolok ke sumber listrik. Tersedia juga mode electric yang bisa menempuh jarak 25 km dan kecepatan puncak jika mengandalkan motor listriknya saja bisa sampai 135 kpj.

Baca juga: Daftar Motor Bebek Bekas Rp 5 Jutaan, Dapat Shogun hingga Supra X 125


Secara desain, 296 GTB memang memperlihatkan sisi elegan dari Ferrari. Walaupun begitu, bagian depannya dipenuhi dengan lubang udara untuk pendinginan rem serta meningkatkan aerodinamis.

Beralih ke bagian samping, kalau dilihat di bagian atapnya ada spoiler yang cukup tersembunyi. Bentuknya memang tidak mencuat, namun di bawahnya ada lubang sehingga bisa jadi jalur angin saat mobil melaju.

Selain itu, di bagian samping, belakang pintu ada lubang untuk mengalirkan udara ke mesin. Kemudian, bisa dilihat juga kompartemen mesin yang tepat ada di belakang kabin pengemudi, ditutup dengan cover berbahan transparan.

Baca juga: Hypercar Hybrid Ferrari 296 GTB Hadir di Indonesia

Peluncuran Ferrari 296 GTB di IndonesiaKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Peluncuran Ferrari 296 GTB di Indonesia

Beralih ke bagian belakang, desain lampu kombinasinya mengikuti desain Ferrari modern, yakni mengotak dan ada empat. Lalu, di bagian tengah juga ada active aero berupa spoiler yang naik di kecepatan tertentu dan saat mengerem.

Walaupun V6, Ferrari klaim kalau suara yang keluar dari knalpot dibuat menyerupai suara mesin V12 Naturally Aspirated (NA). Kalau benar, tentu suara dari 296 GTB akan memanjakan telinga pegemudi sampai orang lain yang mendengarnya.

Baca juga: Mulai 2030 Ferrari Produksi Mobil Listrik

Peluncuran Ferrari 296 GTB di IndonesiaKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Peluncuran Ferrari 296 GTB di Indonesia

Untuk bagian kabin, bisa dilihat banyak komponen baru mulai dari setir sampai ke instrument cluster. Setir sekarang sudah memakai layar sentuh, sedangkan layarnya kini sudah full digital.

Tentu, jika sudah membeli Ferrari, pemesan bisa minta khusus seperti apa opsi yang dipilih. Opsi yang ditawarkan juga bisa dibilang sangat melimpah, mulai warna, pelek, sampai bahan di interior hingga jahitannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.