Tidak Ada Tekanan dari Ducati untuk Enea Bastianini dan Jorge Martin

Kompas.com - 13/07/2022, 19:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim ini, Ducati dihadapkan pilihan yang sulit untuk mencari pengganti Jack Miller. Sebab, kandidatnya sama-sama kuat dan kompetitif.

Mulai musim depan, Miller akan digantikan oleh Enea Bastianini atau Jorge Martin. Kedua pebalap tersebut yang selanjutnya akan menjadi rekan setim Francesco Bagnaia.

Baca juga: Martin atau Bastianini, Bagnaia Pilih Tidak Ikut Campur Urusan Ducati

Jika Bastianini yang terpilih, maka Martin akan tetap di Pramac Racing. Tapi, jika Martin yang terpilih, maka Bastianini akan menggantikan Martin di tim satelit tersebut.

Pebalap Pramac Racing, Jorge Martin, ketika mengikuti Kualifikasi MotoGP Amerika 2022 yang dihelat di Circuit of The Americas pada Minggu (10/4/2022) dini hari WIB. Jorge Martin sukses merebut pole position MotoGP Amerika 2022 seusai menjadi pebalap tercepat pada sesi kualifikasi.AFP/ MIRCO LAZZARI GP Pebalap Pramac Racing, Jorge Martin, ketika mengikuti Kualifikasi MotoGP Amerika 2022 yang dihelat di Circuit of The Americas pada Minggu (10/4/2022) dini hari WIB. Jorge Martin sukses merebut pole position MotoGP Amerika 2022 seusai menjadi pebalap tercepat pada sesi kualifikasi.

Meski demikian, Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti, mengatakan, tidak ada tekanan ekstra pada kedua pebalap tersebut. Sebab, siapa pun yang terpilih, keduanya akan tetap mendapat dukungan penuh dari Ducati.

"Dalam kasus kami, kedua pebalap, Enea dan Jorge, tahu mereka akan menjadi pebalap pabrikan Ducati tahun depan," ujar Ciabatti, dikutip dari Speedweek.com, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Johann Zarco Pilih Bastianini ke Tim Pabrikan Ducati

"Mereka memiliki kontrak untuk tahun depan, mereka memiliki paket teknis untuk pebalap pabrikan dan juga gaji yang sama, terlepas dari tim mana pun mereka akan masuk," katanya.

Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Jerman 2022. (Photo by Ronny Hartmann / AFP)RONNY HARTMANN Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Jerman 2022. (Photo by Ronny Hartmann / AFP)

Ciabatti menambahkan, jika seorang pebalap tahu dirinya akan digaji seperti pebalap pabrikan dan akan mendapatkan material yang sama, maka tidak akan berdampak apa pun entah pebalap tersebut masuk tim Ducati Lenovo atau Pramac Racing.

"Sebab, seperti yang saya katakan, masa depannya sudah aman. Jika seorang pebalap tidak yakin akan mendapat kontrak untuk tahun depan, maka itu baru menciptakan tekanan ekstra. Tapi, bukan seperti itu kasusnya pada Jorge atau Enea," ujarnya.

Jadi, siapa pun yang akan dipilih oleh Ducati, keduanya tetap berstatus pebalap pabrikan. Hanya seragamnya saja yang akan berbeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.