Berbahaya, 2 Mobil Ini Saling Pepet di Jalan Tol Nyaris Bikin Celaka

Kompas.com - 28/06/2022, 14:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejadian di jalan tol Indonesia saat ini semakin ada-ada saja. Malah tidak jarang terjadi pengemudi yang emosi sampai menghalangi laju lalu lintas alias membuat macet.

Misalnya bisa dilihat pada video yang diunggah akun Street Manners Indonesia di Instagram, satu pikap yang membawa muatan nampak melakukan manuver agresif ke salah satu mobil di jalan tol.

Selama video berjalan, pikap dan mobil putih saling pepet di jalan tol. Bahkan sampai membuat pengguna jalan tol lain bingung karena kedua mobil yang saling pepet itu menghalangi jalan.

Baca juga: Kenapa Sering Terjadi Kecelakaan di Km 92 Tol Cipularang?

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by streetmannersindonesia (@streetmannersindonesia)

 

Sampai video berakhir nampak kedua mobil tadi masih saling pepet. Tidak ditemukan kronologi pada keterangan video tersebut kenapa kejadian saling pepet ini bisa terjadi.

Menurut Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, kelakuan ribut di jalan sampai saling pepet merupakan perilaku tidak terpuji.

"Ketika harusnya di jalan raya kita hanya fokus mengemudi tapi justru melakukan hal lain bahkan sampai dengan melakukan tindakan tidak terpuji," ucap Sony kepada Kompas.com, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Dulu

Memang belum pasti siapa yang memulai cekcok di jalan pada video tersebut. Namun sebagai pengguna jalan, sebaiknya tidak perlu meladeni kelakuan pengemudi yang agresif sampai berujung ribut.

"Itu masuk kategori gangguan external yang bisa memicu emosi kalau tidak mampu me-manage dengan benar. Gangguan external tersebut terjadi bisa akibat kesalahan dari kedua belah pihak," kata Sony.

Kalau misalnya apes dan menemui pengemudi yang agresif sampai mengajak ribut di jalan, lebih baik introspeksi diri. Jika memang merasa sempat melakukan kesalahan, segera beri gestur tangan meminta maaf.

"Cara menyikapinya, kontrol emosi dan introspeksi diri. Setelah minta maaf, pasti konflik bisa dihindari," ucapnya.

Penting untuk diingat, jalan raya bukan tempat siapa yang benar dan salah. Tujuan utama di jalan adalah agar bisa selamat sampai tujuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.