Kompas.com - 23/06/2022, 12:31 WIB

 

SEMARANG, KOMPAS.com - Untuk mengetahui kondisi mesin mobil, selain harus ke bengkel pemilik juga bisa melakukan pengecekan dengan melihat warna oli.

Caranya cukup mudah, tinggal buka kap mesin dan tarik ujung dipstick yang biasa digunakan saat akan melihat volume pelumas.

Bila suda ditarik, tinggal melihat kondisi dan warna oli, apakah masih seperti baru, hitam kecokelatan, atau justru sudah menjadi putih.

Baca juga: Sama-sama Pakai CVT, Mana Lebih Menarik, Brio RS atau Sirion Facelift?

"Jika ada kerusakan diagnosa awal dari bunyi asing yang muncul saat mesin hidup. Dari warna oli itu untuk memperkuat analisa komponen apa yang rusak," ujar Paska Estu Wicaksono Technical Leader Toyota Nasmoco Pemuda Semarang kepada Kompas.com, Rabu (22/6/2022). 

Ilustrasi ganti oli mesin sepeda motorDok. DAM Ilustrasi ganti oli mesin sepeda motor

Kendaraan yang dipakai akan membuat warna oli berubah. Hitam pekat menjadi tanda bila mobil memiliki jam terbang tinggi dan bagian cylinder head dipenuhi endapan. 

Umumnya kondisi tersebut terjadi saat mobil telah menempuh jarak antara 7.000 - 10.000 kilometer (km). 

"Jika ada kebocoran cylinder head gejalanya pas dibuka tutup gasket ditemui kerak oli dan knalpot mengeluarkan asap," ucapnya. 

Baca juga: Selain Isu Lingkungan dan Aturan, Ini Pentingnya Melakukan Uji Emisi

Meski demikian, deteksi awal kerusakan pada piston bisa diketahui dari suara idle mesin atau getaran yang timbul. 

Sludge oli menumpuk pada bagian cylinder head karena telat servis berkalaDicky Aditya Wijaya Sludge oli menumpuk pada bagian cylinder head karena telat servis berkala

Hal senada juga diungkapkan Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM).

Menurut Didi, salah satu kerusakan yang juga bisa dideteksi dari warna oli mesih ketika terjadi kebocoran pada cairan radiator.

"Kondisi terjadi bila cylinder head radiator sudah bocor. Cairan radiator dan oli mesin tercampur, otomatis warnanya berubah jadi coklat susu," ujar Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.