Selain Isu Lingkungan dan Aturan, Ini Pentingnya Melakukan Uji Emisi

Kompas.com - 22/06/2022, 16:31 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari 1.119 mobil yang mengikuti uji emisi Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, sebanyak 58 unit dinyatakan tidak lulus. Pelaksanaan kali ini dilakukan dalam rangka Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP).

Menurut Tuty Enawati, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dampak Lingkungan dan Kebersihan Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, pihaknya menggelar uji emisi kendaraan bermotor mulai 21-23 Juni 2022.

Tuty menjelaskan, dari 1.119 mobil yang mengikuti uji emisi di kawasan TMP Kalibata terdiri dari 973 berbahan bakar bensin dan 146 bermesin diesel. Secara keseluruhan, hanya 1.061 unit yang lolos.

Baca juga: Bukan Awet, Mobil Jarang Dipakai Justru Bikin Kantong Jebol

"11 mobil bensin dan 47 unit berbahan bakar solar tidak lulus uji emisi," kata Tuty, dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Rabu (22/6/2022).

Uji emisi kendaraan roda empat di Depok, Selasa (16/11/2021). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok memberikan layanan uji emisi kendaraan roda empat secara gratis selama tiga hari ke depan.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Uji emisi kendaraan roda empat di Depok, Selasa (16/11/2021). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok memberikan layanan uji emisi kendaraan roda empat secara gratis selama tiga hari ke depan.

Tuty menjelaskan, kegiatan uji emisi digelar tak sekadar memenuhi peraturan yang berlaku. Tapi, juga memberikan kepastian bagi pemilik terkait kondisi kelayakan kendaraannya.

Seperti diketahui, meski sanksinya masih menjadi wacana, tapi dasar hukum soal kewajiban uji emisi bagi kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta dengan ketentuan usia pakai lebih dari 3 tahun, memang sudah ada.

Uji emisi cukup penting dilakukan. Selain untuk menekan polusi udara, juga untuk mengukur sejauh mana kinerja dan tingkat efisiensi bahan bakar mobil.

Dikutip dari siaran resmi Auto2000, jika kandungan gas buang yang dihasilkan melebihi ambang batas yang ditetapkan, data tersebut jadi indikator adanya komponen mesin yang bermasalah dan harus diperiksa untuk dicarikan solusinya, seperti mengatur setelan mesin atau ganti komponen dengan yang baru.

Baca juga: Kenali Cairan yang Keluar dari Kolong Mobil Berdasarkan Warna

Uji emisi gas buangAuto2000 Uji emisi gas buang

Bahkan meskipun tidak ada kerusakan, tahapan uji emisi diperlukan untuk memastikan mesin selalu dalam kondisi prima agar mencapai tingkat efisiensi yang optimal.

Uji emisi bisa mengetahui apakah kandungan udara dan bahan bakar yang dimanfaatkan sudah sesuai, dengan spesifikasi dan kebutuhan mesin agar dapat bekerja optimal.

Dengan mengetahui kinerja terbaik mesin, akan didapatkan efisiensi bahan bakar yang tinggi dan menguntungkan karena mobil tidak haus bensin alias boros.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.