Kompas.com - 16/06/2022, 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejadian pengemudi mobil yang diduga menghalangi ambulans yang sedang bertugas kembali terulang.

Insiden ini diunggah oleh grup Facebook bernama Info Cegatan Jogja, hingga kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, terlihat mobil SUV berwarna putih melanjut di depan ambulans yang bersirene di Klaten, Jawa Tengah.

Pengemudi ambulans terdengar beberapa kali membuntikan klakson lantaran mobil itu tak kunjung menepi dan memberikan jalan.

“Seandainya keluarga mu yang di dalam ambulans, lantas saya halangi ambulannya.. kira-kira gimana perasaan mu? *Kejadian kemarin siang, dari arah Jogja ke Klaten,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat di Jembatan Curug, Ini Jenis Mobil yang Bisa Lewat

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Kasatlantas Polres) Klaten Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Fadlan mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian viral tersebut.

Kini, peristiwa mobil SUV yang diduga menghalangi laju ambulans tengah diselidiki Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Klaten.

“Iya, kemarin ada yang laporan juga ke kita, sudah kita terima laporannya. Kanit (Kepala Unit) Gakkum sedang penyelidikan,” ucap Fadlan.

Insiden seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Mengingat ambulans merupakan salah satu kendaraan yang berhak mendapat prioritas di jalan, pengendara sudah sepantasnya untuk memberikan jalan bagi ambulans yang tengah bertugas.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke mobil ambulans yang mengantarkan pasien COVID-19 di Hotel Singgah COVID-19, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (11/2/2022).  Pemerintah Kabupaten Tangerang menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Hotel Singgah COVID-19 Curug dari 240 kapasitas menjadi 400 kapasitas karena tingginya kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang.ANTARA FOTO/FAUZAN Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke mobil ambulans yang mengantarkan pasien COVID-19 di Hotel Singgah COVID-19, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (11/2/2022). Pemerintah Kabupaten Tangerang menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Hotel Singgah COVID-19 Curug dari 240 kapasitas menjadi 400 kapasitas karena tingginya kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pengendara wajib melihat ke sekeliling ketika mendengar suara sirene terutama di belakang. Jadi, ketika melihat ambulans dari belakang maka bisa segera menghindar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.