Awas, Asal Gunakan Lampu Hazard Bisa Bahayakan Kendaraan Lain

Kompas.com - 10/06/2022, 10:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain lampu utama dan sein, hazard juga menjadi salah satu perangkat komunikasi pada mobil.

Tapi sayangnya, tak sedikit pengendara yang mengetahui kapan tepatnya lampu hazard digunakan. Sehingga yang terjadi justru banyak yang salah kaprah. 

Sesuai aturan, fungsi utama dan kegunaan lampu hazard adalah untuk memberikan isyarat saat terjadi kondisi atau keadaan darurat. 

Lantas, seperti apa saja kesalahan pengemudi dalam menggunakan lampu hazard?

Baca juga: Jangan Salah, Ini Bedanya Servis Berkala, General Servis, dan Tune Up

Biasanya kesalahan ini dilakukan pada persimpangan jalan atau perempatan tanpa Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau lampu merah.

Kebanyakan para pengemudi memberikan isyarat dengan menyalakan lampu hazard saat kendaraan hendak berjalan lurus. 

Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, kebiasaan menyalakan lampu hazard saat di persimpangan adalah akibat miss persepsi, tetapi hal itu malah jadi contoh yang keliru. 

"Pemahaman aturan keselamatan lalu lintas itu meliputi aturan operasional kendaraan, tidak boleh meniru cara berkendara orang lain. Seperti penggunaan, lampu hazard ini tidak jelas asal mulanya tetapi malah menjadi kebiasaan yang membahayakan," ucap Sony, kepada Kompas.com, Kamis (9/6/2022).

Ilustrasi lampu hazardautorepairschaumburgil.com Ilustrasi lampu hazard

Saat menggunakan lampu hazard tepatnya di persimpangan jalan, pengemudi lain tidak bisa membaca arah kendaraan akan berbelok atau lurus. Hasilnya, situasi tersebut menimbulkan kesalahan komunikasi yang memicu terjadinya kecelakaan. 

"Persimpangan atau perempatan jalan adalah titik bertemunya arus kendaraan dari beberapa arah. Harus ada komunikasi antar kendaraan seperti menyalakan lampu kendaraan, atau sein jika akan berbelok. Tetapi jika ingin lurus tidak berarti harus menyalakan hazard," kata dia.

Baca juga: 5 Aksesori Mobil yang Sebenarnya Berbahaya, tapi Tetap Dijual Bebas 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.