Belajar dari Kasus Sopir Pajero Arogan, Ini Perilaku yang Bikin Emosi di Jalan

Kompas.com - 23/05/2022, 15:41 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com – Jagad dunia maya kembali ramai dengan kejadian yang memperlihatkan sikap arogansi seorang pengemudi mobil di ruas tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @ahmadsahroni, terlihat dua orang pria terlibat cekcok di pintu masuk tol.

Berdasarkan narasi dalam unggahan tersebut, kejadian bermula saat pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport memacu kendaraannya secara ugal-ugalan. Ketika sampai di pintu tol, SUV itu memotong lajur mobil Toyota Yaris.

Baca juga: Polisi Pelajari Aksi Sopir Pajero Sport yang Tampar Pengendara Yaris

Aksi arogan pengemudi mobil kepada pengendara lain terjadi di jalan tol dari Kebon Jeruk mengarah ke Tomang, Jakarta Barat, Minggu (22/5/2022). Aksi tersebut terekam dalam video yang diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88.Tangkapan layar akun Instagram Ahmad Sahroni Aksi arogan pengemudi mobil kepada pengendara lain terjadi di jalan tol dari Kebon Jeruk mengarah ke Tomang, Jakarta Barat, Minggu (22/5/2022). Aksi tersebut terekam dalam video yang diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88.

Belum diketahui secara pasti kronologi dari peristiwa tersebut. Namun yang pasti pengendara wajib mengemudikan kendaraan dengan wajar dan penuh konsentrasi, serta menaati peraturan perundang-undangan, petugas, serta rambu.

“Haknya jelas setiap warga negara berhak untuk menggunakan jalan sesuai peruntukannya. Perbuatan yang dapat menimbulkan ketersinggungan, emosi dan perbuatan melawan hukum lainnya harus tetap dicegah dan dihindari,” ujar Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, Senin (23/5/2022).

Menurutnya, ada sejumlah sifat yang bikin orang lain emosi jika menemukan perilaku ini di jalan. Di antaranya mengemudikan kendaraan dengan ugal-ugalan atau berbalapan di jalan.

Baca juga: Pengemudi Emosi dan Main Pukul di Jalan, Ini Ancaman Sanksinya

Termasuk juga menyalip dari kiri dan zigzag, itu merupakan pelanggaran lalu lintas dan dapat berefek kepada ketersinggungan orang lain.

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu mengatakan, mengemudikan kendaraan dengan ugal-ugalan yang membahayakan keselamatan jiwa dan barang dapat dikenakan pasal 311 UU No 22 tahun 2009, dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000.

Sementara itu, pengendara yang berbalapan di jalan dapat dikenakan pasal 297 UU No 22 tahun 2009, dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000.

Baca juga: Mengapa Pengguna Pajero dan Fortuner Identik dengan Pengemudi Arogan?

Adapun pengendara yang zigzag dapat dikenakan pasal 287 ayat (3) UU No 22 tahun 2009, dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

“Modus-modus pelanggaran tersebut yang kadang-kadang menimbulkan ketersinggungan atau emosi bahkan sampai terjadi penganiayaan dan pengerusakan kendaraan,” ucap Budiyanto.

“Dalam situasi apapun pengendara kendara bermotor harus mampu mengendalikan emosi karena kalau tidak mampu mengendalikan diri dapat berkonsekuensi kepada pelanggaran hukum,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.