Mengenal Formula E Lebih Dekat, Seperti ini Regulasinya

Kompas.com - 23/05/2022, 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurang dari sebulan, Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk ajang balap Formula E di Sirkuit Ancol, Jakarta Utara. Agar menontonnya tidak dalam kebingungan, penting untuk mengetahui regulasinya.

Formula E pertama kali diperkenalkan pada 2014 lalu di Beijing, China, dan dipercaya menjadi ajang balap mobil masa depan.

Sejak musim 2020-2021, status Formula E sudah menjadi kejuaraan dunia. Artinya, ajang balap ini sudah setara dengan Formula 1 (F1).

Formula E merupakan balap mobil bertenaga listrik. Ajang balap ini digelar di jalanan kota agar masyarakat dapat mengenal mobil listrik. Ada 12 tim dengan 24 pebalap yang mengikutinya.

Baca juga: Masih Tersedia, Ini Cara Beli Tiket Formula E Jakarta

Formula E mengadopsi konsep balapan sehari selesai.

Pertama, diawali dengan sesi latihan bebas atau Practice pada pagi hari. Practice 1 diberi waktu 45 menit dan Practice 2 waktunya hanya 30 menit.

Drivers steer their car during the Rome E-Prix leg of the Formula E season 2018-2019 electric car championship in the EUR district of Rome on April 13, 2019. (Photo by Andreas SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Drivers steer their car during the Rome E-Prix leg of the Formula E season 2018-2019 electric car championship in the EUR district of Rome on April 13, 2019. (Photo by Andreas SOLARO / AFP)

Tapi, jika format balapannya double header atau dua balapan dalam satu pekan, maka pada hari kedua akan diberi tambahan sesi latihan bebas dengan durasi 45 menit.

Sesi kualifikasi akan digelar pada siang harinya. Pada sesi ini, tiap mobil Formula E diizinkan menggunakan tenaga maksimal sebesar 250 kW (335 tk).

Untuk sesi kualifikasi, dari 24 pebalap tadi akan dibagi menjadi empat kelompok sesuai urutan dalam klasemen. Peringkat pertama hingga peringkat keenam masuk di kelompok pertama, dan seterusnya.

Baca juga: Formula E Diharap Bisa Perbesar Momentum Era Elektrifikasi Indonesia

Tiap kelompok akan keluar berurutan dan diberi waktu hanya 4 menit untuk mencatatkan waktu terbaiknya. Setelah semua kelompok selesai, enam pebalap tercepat akan diadu satu per satu dalam babak Super Pole.

Techeetah's French driver Jean-Eric Vergne (Front) steers his car during the Rome E-Prix leg of the Formula E season 2018-2019 electric car championship in the EUR district of Rome on April 13, 2019. (Photo by Andreas SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Techeetah's French driver Jean-Eric Vergne (Front) steers his car during the Rome E-Prix leg of the Formula E season 2018-2019 electric car championship in the EUR district of Rome on April 13, 2019. (Photo by Andreas SOLARO / AFP)

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.