Update Recall, Daihatsu Klaim 2.015 Unit Rocky Sudah Diperbaiki

Kompas.com - 23/05/2022, 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengklaim proses recall untuk perbaikan Rocky sampai dengan pertengahan Mei 2022, sudah mencapai 21 persen.

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT ADM mengatakan, selama proses recall berjalan tak ada kendala.

"Total untuk Rocky sudah 21 persen, sementara Gran Max 12 persen. Secara jumlah Rocky sudah 2.015 unit, kalau Gran Max baru 1.600 unit," ujar Bambang saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/5/2022).

Baca juga: Viral Video Sopir Pajero Arogan di Jalan Tol, Tampar Pengendara Lain

Meski belum menemui kendala, tapi Bambang menghimbau agar pemilik kendaraan, baik Rocky atau Gran Max, melakukan proses booking terlebih dahulu sebelum ke bengkel.

Hal tersebut untuk kenyamanan konsumen agar tak terjadi antrean di bengkel selama proses perbaikan dilakukan.

Daihatsu recall Rocky di IndonesiaTangkapan kamera/ADM Daihatsu recall Rocky di Indonesia

"Khususnya pemilik Rocky ya, kami sarankan untuk booking lebih dulu sebelum melakukan perbaikan ke bengkel," ujar Bambang.

Seperti diketahui, Daihatsu menarik Rocky imbas adanya masalah pada dudukan shock absorber depan yang berpotensi telepas dan mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Terutama ketika sedang berkendara di jalan terjal atau non-aspal, yang mana banyak terjadi guncangan. 

Baca juga: Merasakan Lagi Fitur Keselamatan Pintar pada MPV Murah All New Xenia

Proses perbaikan dilakukan dengan menambah jumlah titik pengelasan pada sambungan apron sebanyak 11 titik dari yang sudah ada sebelumnya, yakni 14 titik.

Untuk unit Rocky yang diduga bermasalah jumlahnya mencapai 9.378 unit secara nasional dengan periode produksi 28 April sampai 7 Oktober 2021.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi baik Rocky 1.000 cc turbo dan 1.200 cc NA yang meluncur belakangan. 

Daihatsu Rocky 1.0L TurboKOMPAS.com/STANLY RAVEL Daihatsu Rocky 1.0L Turbo

Sementara recall Gran Max dilakukan guna memprogram ulang ECU mesin, termasuk dengan Luxio, yang diklaim akibat masalah cip ketika masa pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.