Teknik Berkendara saat Melewati Tumpahan Oli di Jalan

Kompas.com - 14/05/2022, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Oli yang tercecer di jalan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan, seperti yang dialami beberapa pengendara sepeda motor beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, sebagai pelumas oli memiliki sifat yang licin, tak heran bila cecerannya sangat berbahaya bagi pengendara karena bisa membuat hilangnya traksi roda, sampai keseimbangan.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, kondisi seperti itu memang sulit untuk ditebak. Namun, perlu diketauhi adanya potensi bahaya berkendara di atas permukaan yang licin.

Baca juga: Ladies, Jangan Pakai High Heels Saat Berkendara Motor

Petugas membersihkan tumpahan oli di jalan- Petugas membersihkan tumpahan oli di jalan

Menurut Agus, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berkendara untuk mengantisipasi kejadian tersebut.

“Pertama pandangan selalu lihat jauh ke depan agar kita bisa memprediksi bahaya yang akan terjadi, dan bisa segera mengambil keputusan yang tepat untuk keamanan berkendara kita,” ujar Agus kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Benarkah Ngecas HP di Motor Bikin Aki Tekor

Kemudian, Agus mengimbau pengemudi untuk tetap tenang dan jangan panik saat melewati jalan licin sehingga agar dapat mengoperasikan kendaraan dengan baik.

“Jangan tiba-tiba menarik rem depan secara kuat, karena akan menyebabkan ban depan tergelincir. Jadi, usahakan gunakan kedua rem namun porsi rem belakang lebih kuat,” kata dia.

Petugas membersihkan tumpahan oli di jalan- Petugas membersihkan tumpahan oli di jalan

Selain itu, pengendara harus tetap mempertahankan keseimbangan membawa motor saat melewati cairan tersebut.

Jangan lakukan gerakan reaktif dan kurangi laju motor dengan menutup putaran gas secara perlahan-lahan.

“Sebaiknya pengendara selalu memperhatikan kondisi sekililing dan berkonsentrasi dengan apa yang ada di depannya. Sebab, jika melihat cairan solar atau minyak pencegahan paling utama adalah dengan menghindarinya,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.